Video Adu Mulut Diduga Berujung Baku Hantam Viral, Polres Probolinggo Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan

0
IMG-20260216-WA0006
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Sebuah video singkat yang memperlihatkan dua pria terlibat cekcok hingga diduga berujung baku hantam mendadak viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Polres Probolinggo langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Dalam rekaman berdurasi 34 detik yang beredar luas itu, tampak dua pria saling adu mulut dengan nada tinggi sebelum situasi memanas. Perdebatan keduanya berlangsung cukup sengit hingga memancing perhatian orang-orang di sekitar lokasi kejadian.

Seorang pria lain terlihat berusaha melerai pertikaian agar tidak semakin meluas. Namun, situasi yang sempat memanas membuat suasana menjadi tegang. Sementara itu, seorang perempuan yang berada di lokasi tampak merekam kejadian dari jarak dekat hingga video tersebut akhirnya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Viralnya video tersebut pun menuai perhatian publik dan memicu beragam komentar dari masyarakat. Tidak sedikit warganet yang menyayangkan terjadinya keributan di ruang publik, apalagi jika benar berujung pada kekerasan fisik. Masyarakat pun berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut tuntas insiden tersebut demi menjaga ketertiban umum.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah awal untuk menindaklanjuti insiden tersebut.

“Peristiwa yang ada dalam video tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik,” ujar AKP Made, Minggu (15/2/2026).

Kasatreskrim menjelaskan bahwa penyidik kini tengah melakukan klarifikasi serta mengumpulkan informasi dari berbagai pihak guna memastikan kronologi kejadian secara utuh. Polisi juga tengah menelusuri lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar tempat peristiwa berlangsung, serta mendalami motif yang melatarbelakangi pertikaian tersebut.

Menurutnya, proses penyelidikan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan fakta yang sebenarnya, sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, AKP Made mengungkapkan bahwa kedua pria yang terlibat dalam peristiwa tersebut sama-sama telah membuat pengaduan resmi ke Polres Probolinggo.

“Dengan adanya laporan dari kedua belah pihak, penyidik akan menangani perkara ini secara objektif dan profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Polres Probolinggo berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan, adil, serta mengedepankan prinsip penegakan hukum tanpa memihak salah satu pihak. Semua pihak yang terlibat akan dipanggil dan dimintai keterangan sesuai kebutuhan penyidikan.

Kasatreskrim juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia menekankan bahwa penyebaran isu liar atau narasi yang tidak sesuai fakta dapat memperkeruh suasana serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman bahkan konflik lanjutan di tengah masyarakat.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Kami sedang melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian,” pungkas AKP Made.

Polres Probolinggo memastikan perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil penyelidikan yang sedang berjalan. Aparat juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kondusivitas wilayah serta menyelesaikan persoalan melalui jalur yang baik dan sesuai aturan hukum.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!