Pemkot Probolinggo Gelar Pembinaan Kesehatan Untuk Wujudkan Jemaah Haji Sehat dan Mabrur

0
IMG-20260218-WA0022
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kesiapan para calon jemaah, khususnya dari aspek kesehatan. Sebanyak 312 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Probolinggo mengikuti pembinaan kesehatan yang digelar di Puri Manggala Bhakti, Rabu (18/2/2026), sebagai langkah penting untuk memastikan jemaah berangkat dalam kondisi prima.

Pembinaan kesehatan ini tidak hanya diikuti oleh calon jemaah, tetapi juga diperuntukkan bagi tenaga kesehatan haji, petugas haji, ketua kloter, pembimbing haji, serta dokter penanggung jawab. Hal tersebut dilakukan agar seluruh unsur pendamping jemaah memiliki pemahaman yang sama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan selama proses ibadah berlangsung.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Suwigtyo, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kepala Wilayah Kantor Haji dan Umroh Kota Probolinggo, Kabag Kesejahteraan Rakyat, serta kepala puskesmas se-Kota Probolinggo.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji, khususnya dalam aspek kesehatan yang menjadi salah satu syarat utama keberangkatan.

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi menjelaskan bahwa pembinaan kesehatan ini bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan jemaah, mencegah potensi penyakit menular, serta memastikan proses pembinaan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

Menurut dr. Intan, ibadah haji merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima. Oleh karena itu, jemaah perlu mendapatkan pemahaman terkait pola hidup sehat, pengendalian penyakit kronis, serta langkah pencegahan gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendukung optimalisasi status kesehatan jemaah serta membekali calon jemaah dengan pengetahuan kesehatan yang mendalam. Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh jemaah dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun mental,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembinaan kesehatan merupakan langkah preventif agar para jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan wukuf, hingga kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menekankan pentingnya istithaah atau kemampuan dalam menunaikan ibadah haji. Menurutnya, istithaah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan kesehatan fisik dan mental.

“Salah satu yang harus dipenuhi adalah kemampuan atau istithaah, baik kesehatan mental maupun fisik. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan jemaah dapat berangkat, termasuk pada rencana keberangkatan tanggal 22 April mendatang, dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam kesempurnaan ibadah haji. Ia meminta para calon jemaah untuk memanfaatkan pembinaan ini sebaik mungkin, mengikuti seluruh arahan tenaga medis, serta disiplin menjaga kondisi tubuh selama masa persiapan.

“Ibadah haji merupakan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Namun, kesehatan menjadi bagian penting yang harus dijaga. Dengarkan arahan dokter, ikuti petunjuk yang diberikan, dan tetap fokus serta semangat dalam menjalankan ibadah. Jangan mudah menyerah dan luruskan niat lillahi ta’ala,” pesannya.

Selain itu, pembinaan kesehatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran jemaah tentang pentingnya menjaga pola makan, aktivitas fisik, istirahat yang cukup, serta kewaspadaan terhadap penyakit menular di tengah kepadatan aktivitas ibadah haji.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap seluruh calon jemaah haji tahun 2026 dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan, sehingga mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk.

Dengan persiapan kesehatan yang matang serta pendampingan tenaga medis yang optimal, diharapkan para jemaah dapat menunaikan rukun Islam kelima ini dengan penuh kenyamanan serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!