Awali Ramadan dengan Tadarus, Wali Kota Probolinggo Ajak Warga Hidupkan Rumah dengan Al-Qur’an
Probolinggo, Radarpatroli
Mengawali malam pertama Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir menyapa masyarakat melalui program Tadarus Al-Qur’an yang disiarkan langsung dari Radio Suara Kota Probolinggo, Rabu (18/2) malam. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti studio radio, menandai dimulainya rangkaian syiar Al-Qur’an yang akan berlangsung sepanjang bulan suci. Program ini menjadi salah satu upaya menghadirkan nuansa spiritual Ramadan ke tengah-tengah masyarakat, bahkan hingga ke ruang-ruang keluarga melalui siaran udara.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo bersama Baznas Kota Probolinggo, yang secara rutin digelar setiap tahun selama Ramadan. Kolaborasi ini juga melibatkan LPTQ Kota Probolinggo sebagai mitra dalam menghadirkan qari dan santri untuk memakmurkan siaran tadarus. Melalui sinergi lintas lembaga tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat nilai-nilai religius sekaligus membangun kedekatan spiritual antara pemimpin dan masyarakat.
Dalam tausiyah singkatnya, dr. Aminuddin menekankan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan proses menghadirkan nilai-nilai ilahiah dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang mampu menenangkan jiwa di tengah dinamika kehidupan modern serta menjadi fondasi dalam membangun akhlak sosial yang kuat.
“Tadarus bukan sekadar membaca, tetapi menghadirkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, menenangkan jiwa, dan menguatkan akhlak sosial kita. Ramadan mengajarkan bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keteguhan iman dan kepedulian sesama,” terangnya.
Lebih lanjut, wali kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Baznas dan LPTQ merupakan wujud nyata kebersamaan dalam membangun Kota Probolinggo yang religius dan harmonis.
“Terima kasih atas kolaborasi mulia antara Baznas Kota Probolinggo dan LPTQ Kota Probolinggo dalam menghadirkan program tadarus ini. Semoga sinergi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama meneguhkan Kota Probolinggo yang religius, harmonis, dan bermartabat,” pesannya.
Momentum Ramadan, lanjutnya, juga harus dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh warga Kota Probolinggo untuk tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga memperluas kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kepada seluruh masyarakat, mari kita ikuti tadarus ini dengan khusyuk, menjadikan rumah kita sebagai ruang ibadah yang hidup, dan memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Usai menyampaikan tausiyah, orang nomor satu di Kota Probolinggo tersebut secara simbolis membuka tadarus dengan membaca Surat Al-Fatihah dan Surah Al-Baqarah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan kemudian dilanjutkan oleh para santri dari LPTQ Kota Probolinggo, menghadirkan suasana damai dan penuh keberkahan di awal Ramadan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap syiar Al-Qur’an dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan demikian, Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga penguat karakter dan persatuan dalam membangun Kota Probolinggo yang semakin maju dan bermartabat.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
