Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Koramil Gading Melakukan Pendampingan

0
IMG-20260220-WA0004
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui pendampingan yang dilakukan Koramil 0820-23/Gading kepada para petani saat proses pemupukan tanaman padi di wilayah Kecamatan Gading, Jumat (20/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, dengan tujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan.

Pendampingan dilakukan di area persawahan milik warga, di mana anggota Koramil turut membantu sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar proses perawatan tanaman dilakukan sesuai anjuran teknis. Kehadiran aparat teritorial di tengah petani disambut positif karena dinilai mampu memberikan semangat serta rasa aman dalam menjalankan aktivitas pertanian.

Anggota Koramil 0820-23/Gading, Serda Sahrul, menyampaikan bahwa proses penanaman dan perawatan tanaman merupakan salah satu faktor krusial yang memengaruhi ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah melakukan beberapa upaya antara lain membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,” kata Serda Sahrul.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, penyuluh pertanian dan para petani itu sendiri. Proses pemupukan yang tepat waktu dan sesuai dosis akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman padi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas saat masa panen tiba.

Menurut Serda Sahrul, ketahanan pangan nasional menjadi isu penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh sebab itu, ketersediaan pangan harus terus dijaga agar tetap stabil dan merata di seluruh daerah. Ia menyebutkan beberapa komponen penting dalam ketahanan pangan, yakni ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan, aksesibilitas terhadap pangan serta pemanfaatan pangan secara optimal.

“Sumber daya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan. Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dan segala sumber daya serta dukungan perlu difokuskan dalam peningkatan produksi pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,” ujarnya.

Lebih lanjut, anggota berpostur tinggi tegap tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan holistik dalam mendukung program ketahanan pangan. Dukungan sarana dan prasarana tidak hanya difokuskan pada tahap budidaya, tetapi juga menyentuh seluruh proses dari hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan, pengairan, perawatan, hingga pasca panen dan pengolahan hasil.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan menjaga semangat kebersamaan demi meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. “Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Gading semakin meningkat, sehingga mampu mendukung program nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri dan berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!