Danramil Paiton Hadiri Apel Siaga Kelistrikan Sambut Idul Fitri 1447 H di PLTU Paiton
Probolinggo, Radarpatroli
Komandan Koramil (Danramil) 0820/16 Paiton Kapten Cke Adi Suwarso bersama sejumlah pihak mengikuti kegiatan apel siaga kelistrikan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Apel tersebut dilaksanakan di halaman Kantor PT PLN Nusantara Power (NP) UP Paiton Unit 1 dan 2, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (14/3).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh personel dan pemangku kepentingan terkait dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama momentum perayaan Idul Fitri, yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan energi listrik di berbagai wilayah.
Danramil 0820/16 Paiton Kapten Cke Adi Suwarso menyampaikan bahwa apel siaga tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan kegiatan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton agar tetap berjalan optimal dalam mendistribusikan pasokan listrik selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Kegiatan apel ini dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung lainnya untuk siaga kelistrikan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026,” kata Kapten Cke Adi Suwarso.
Sementara itu, Senior Manager UP Paiton Dwi Juli Harsono mengungkapkan bahwa manajemen unit PLTU Paiton akan terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak serta instansi terkait dalam menjaga keandalan pasokan listrik menjelang Idul Fitri 2026.

Ia juga meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI AL dan KSOP, untuk turut membantu kelancaran aktivitas operasional yang berkaitan dengan distribusi batu bara melalui jalur laut.
“Kepada TNI AL dan KSOP kami mohon dukungannya untuk menjaga aktivitas tongkang yang melakukan bongkar muat batu bara agar berjalan lancar sehingga tidak mengganggu produksi listrik di PLTU Paiton,” ujarnya.
Dwi Juli Harsono juga menegaskan agar setiap potensi gangguan yang dapat menghambat operasional pembangkit segera dilaporkan kepada atasan masing-masing agar dapat segera ditangani.
“Informasikan kepada pimpinan masing-masing apabila terdapat gangguan sekecil apa pun yang dapat menghambat operasional unit pembangkit listrik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PLTU Paiton merupakan objek vital nasional (obvitnas) karena sebagian besar pasokan listrik untuk sistem Jawa–Bali berasal dari pembangkit tersebut. Oleh karena itu, stabilitas keamanan dan operasional PLTU Paiton menjadi hal yang sangat penting dan strategis.
Menurutnya, apabila terjadi gangguan keamanan di area PLTU Paiton, maka dampaknya dapat dirasakan secara luas bahkan hingga tingkat nasional.
“Kepada seluruh pihak yang bertugas di lingkungan PLTU Paiton agar selalu menjaga kekompakan dan bekerja sebagai tim yang solid. Laksanakan tugas dan fungsi yang diamanahkan dengan penuh rasa tanggung jawab,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara PLTU Paiton dengan seluruh pihak terkait ke depan dapat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan operasional objek vital nasional tersebut.
“Kami berharap ke depan kolaborasi antara PLTU Paiton dengan semua pihak semakin baik dan terus bersemangat dalam menjaga keamanan objek vital nasional ini,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
