Shalat Idulfitri Di Raudlatul Jannah Dipadati Jemaah, Wali Kota Aminuddin Ajak Perkuat Kebersamaan

0
IMG-20260321-WA0026
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Suasana pagi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Probolinggo berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Sejak matahari mulai terbit, masyarakat dari berbagai penjuru kota berbondong-bondong menuju Masjid Agung Raudlatul Jannah untuk menunaikan Salat Idulfitri, Sabtu (21/3). Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema di seluruh area masjid, menghadirkan nuansa religius yang menyentuh hati sekaligus menandai kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Sejak pukul 06.15 WIB, ribuan jemaah telah memadati area dalam masjid hingga meluber ke halaman dan kawasan Alun-alun Kota Probolinggo. Antusiasme masyarakat terlihat dari barisan saf yang terus bertambah, bahkan sebagian jemaah menggelar sajadah di area terbuka untuk dapat mengikuti salat Ied secara berjamaah.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, serta Ketua TP PKK dr. Evariani bersama keluarga turut melaksanakan Salat Idulfitri di masjid yang berada di jantung Kota Probolinggo tersebut. Kehadiran pimpinan daerah bersama masyarakat menambah suasana kebersamaan dan memperkuat rasa persaudaraan di momentum hari kemenangan.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Al Mukarrom KH. Ahmad Afif Supriadi. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan-pesan keislaman yang sarat makna, mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebagai momentum untuk kembali kepada fitrah dengan memperkuat keimanan serta meningkatkan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa tanda diterimanya ibadah selama bulan Ramadan tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah yang dilakukan selama satu bulan penuh, tetapi juga dari bagaimana seorang muslim mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas amal setelah Ramadan berlalu.

“Amalan terbaik bukan berhenti di Ramadan, tetapi justru berlanjut dan semakin baik setelahnya. Ramadan adalah madrasah yang melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih taat dan lebih peduli terhadap sesama,” pesannya di hadapan ribuan jemaah yang mengikuti khutbah dengan penuh perhatian.

Selain itu, KH. Ahmad Afif Supriadi juga mengingatkan pentingnya membaca dan memahami Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam. Menurutnya, Alquran tidak hanya menjadi sumber petunjuk, tetapi juga akan menjadi syafaat bagi umat yang senantiasa membacanya, mengamalkannya, dan menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Ia juga mengajak umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, dengan menumbuhkan sikap kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan meneladani Nabi Muhammad SAW, umat diharapkan mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya serta menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih jauh dalam khutbahnya, ia menekankan bahwa hakikat hari raya tidak terletak pada kemeriahan lahiriah semata, melainkan pada kesucian hati serta kemampuan seorang muslim untuk memperbaiki diri setelah menjalani proses spiritual selama Ramadan.

Menurutnya, jalan menuju surga terbuka melalui rahmat Allah SWT, syafaat Rasulullah SAW, serta kedekatan umat dengan Alquran. Oleh karena itu, momentum Idulfitri seharusnya menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi dan memaafkan sesama.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Probolinggo. Ia berharap momen Idulfitri dapat menjadi titik awal untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan semangat membangun kota yang lebih baik.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Probolinggo, saya mengucapkan Minal Aidzin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kota Probolinggo. Melalui semangat city branding “Bersolek”, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, memperindah kota, serta membangun perilaku yang ramah, santun, dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, tidak hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat ilmu, pembinaan umat, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo dalam waktu dekat berencana melakukan rehabilitasi Masjid Agung Raudlatul Jannah agar fasilitasnya semakin representatif dan mampu menampung lebih banyak kegiatan keagamaan masyarakat.

Pelaksanaan Salat Idulfitri pagi itu berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Setelah salat dan khutbah selesai, suasana hangat terlihat ketika para jemaah saling bersalaman, bermaafan, serta berbagi senyum kebahagiaan, menandai kemenangan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan. Momen kebersamaan tersebut menjadi penutup yang indah, sekaligus memperkuat makna Idulfitri sebagai hari kembali kepada kesucian dan mempererat tali persaudaraan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!