Jelang Lebaran, Pemkab Probolinggo Transfer Siltap Perangkat Desa Ke Rekening Desa
Probolinggo, Radarpatroli
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai merealisasikan pencairan berbagai insentif bagi masyarakat dan aparatur di tingkat desa. Pencairan tersebut mencakup Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), insentif RT/RW, penghasilan tetap (siltap) perangkat desa hingga bantuan bagi para guru ngaji.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris ketika melakukan kunjungan ke Pos Pam Terpadu Exit Tol Kraksaan pada Jum’at (20/3/2026) malam.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan proses pencairan dilakukan secara bertahap, namun sebagian besar sudah mulai direalisasikan kepada para penerima.
“Sebelumnya saya ingin menyampaikan, di bulan puasa kemarin kami juga sudah mencairkan insentif, terutama TPG guru, THR, insentif non-siltap RT/RW hingga guru ngaji. Ini bertahap kita lakukan, tetapi sudah dimulai,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyalurkan dana siltap bagi perangkat desa melalui mekanisme transfer langsung ke rekening desa masing-masing. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran anggaran.
“Kemudian dana siltap perangkat desa juga kita distribusikan, sudah kita transfer ke masing-masing rekening desa. Ini akan bergantung kepada sejauh mana kesiapan dari masing-masing APBDes teman-teman desa,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh proses penyaluran kini telah menggunakan sistem non tunai, sehingga tidak ada lagi penyerahan secara langsung atau cash kepada penerima. Pemerintah daerah juga telah mengumpulkan pihak desa untuk mempercepat kelengkapan data administrasi.
“Kemarin juga sudah kita kumpulkan teman-teman desa untuk segera melengkapi data-data, karena ini terpusat, sudah tidak ada penyerahan secara cash, tetapi langsung transfer,” tambahnya.
Tak hanya itu, insentif juga diberikan kepada para guru ngaji yang didistribusikan melalui masing-masing Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Setiap penerima mendapatkan bantuan sekitar Rp400 ribu.
“Yang terakhir, kami juga sudah mencairkan insentif para guru ngaji yang didistribusikan lewat MWCNU masing-masing dengan nominal per orang sekitar Rp400 ribu,” ungkapnya.
Bupati Haris berharap seluruh bantuan yang telah disalurkan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi agar bantuan tepat sasaran.
“Kami harapkan semoga ini bermanfaat dan masyarakat ikut membantu mengontrol agar ini betul-betul bisa tersampaikan kepada yang berhak,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
