Babinsa Koramil 0820-23/Gading Dampingi Petani Rawat Tanaman Padi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0
IMG-20260323-WA0004
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Dalam rangka mendukung program gerakan antisipasi darurat pangan nasional, anggota Koramil 0820-23/Gading kembali turun langsung ke sawah untuk melakukan pendampingan kepada para petani dalam proses perawatan tanaman padi, Senin (23/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Pendampingan tersebut dilakukan oleh anggota Koramil 0820-23/Gading, Serda Sahrul, yang turut mendampingi para petani saat melakukan perawatan tanaman padi di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah para petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan proses budidaya tanaman padi berjalan optimal.

Serda Sahrul menyampaikan bahwa proses penanaman hingga perawatan tanaman merupakan faktor penting yang sangat memengaruhi keberhasilan produksi pertanian. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian akan berdampak langsung terhadap ketahanan pangan nasional.

“Proses penanaman dan perawatan tanaman menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan adalah kondisi ketika seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi,” ujar Serda Sahrul.

Ia menjelaskan bahwa untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah telah melakukan berbagai upaya strategis. Di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran air, pengendalian impor dan ekspor pangan serta penguatan infrastruktur pertanian.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi sangat penting bagi Indonesia mengingat jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh karena itu, ketersediaan pangan harus terus dijaga agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Beberapa komponen penting dalam ketahanan pangan nasional antara lain ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan serta pemanfaatan pangan itu sendiri,” jelasnya.

Serda Sahrul juga menegaskan bahwa seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga para petani, harus bergerak cepat dan mengambil peran dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satu kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi pertanian secara maksimal.

“Sumber daya pertanian harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci dari gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi, sehingga seluruh dukungan dan sumber daya perlu difokuskan pada peningkatan produksi, baik pada musim tanam saat ini maupun musim tanam yang akan datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Babinsa berpostur tinggi tegap tersebut menuturkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana diberikan mulai dari proses hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil pertanian.

“Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan para petani, diharapkan kualitas serta hasil pertanian dapat terus meningkat. Upaya ini secara tidak langsung juga akan berkontribusi terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!