Wali Kota Probolinggo Gelar Pers Rilis Launching City Branding “Probolinggo Kota Bersolek”, Paparkan Kilas Prestasi 1 Tahun Kepemimpinan Aminuddin–Ina
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus menyampaikan capaian pembangunan kepada publik, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan pers rilis bersama awak media terkait launching city branding “Probolinggo Kota Bersolek”. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan berbagai capaian dan program strategis dalam satu tahun kepemimpinan Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtoyo, serta diikuti oleh sejumlah awak media dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Dalam paparannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menjelaskan bahwa pembangunan Kota Probolinggo ke depan dilakukan dengan perencanaan berbasis data yang akurat. Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemantauan perkembangan pembangunan secara berkelanjutan.
Ia menyebutkan bahwa sistem pemantauan tersebut akan diperkuat dengan pembuatan dashboard pembangunan yang nantinya ditempatkan di kantor Wali Kota sebagai pusat pemantauan data.
“Semua proses pembangunan akan terpantau melalui dashboard. Kita bisa melihat perkembangan pembangunan, termasuk pendapatan asli daerah dan indikator lainnya secara real time. Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis pembangunan Kota Probolinggo ke depan tidak akan mundur, tetapi terus bergerak maju,” ujar dr. Aminuddin.

Menurutnya, salah satu target yang ingin dicapai adalah meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Kota Probolinggo menargetkan tingkat kemandirian APBD dapat mencapai 35 hingga 40 persen pada tahun 2029.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ke depan kami berharap Kota Probolinggo dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan provinsi maupun nasional. Bahkan dalam jangka panjang, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo bisa mencapai angka 8 persen,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Wali Kota dan awak media.
Rofik dari media Detik.com menanyakan terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai masih berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya petani yang terganggu akibat pembangunan jalan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota dr. Aminuddin menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya membangun proyek baru, tetapi juga tetap memperhatikan infrastruktur lama agar tetap berfungsi dengan baik bagi masyarakat.
Sementara itu, Tini dari TIMES Indonesia menyoroti potensi wisata alam yang dinilai masih sangat besar dan perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Menjawab pertanyaan tersebut, Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah sedang menyiapkan berbagai program pengembangan sektor wisata dan ekonomi daerah, termasuk pengembangan kawasan ekonomi baru serta revitalisasi sejumlah kawasan potensial.
Salah satunya adalah rencana pengembangan sejumlah pasar dan kawasan ekonomi strategis dengan nilai investasi yang cukup besar.
“Kami merencanakan pengembangan kawasan ekonomi, termasuk pasar induk dan beberapa proyek investasi yang nilainya mencapai triliunan rupiah. Selain itu, potensi wisata juga sedang kita identifikasi, termasuk pengembangan puluhan destinasi wisata baru di Kota Probolinggo,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Probolinggo memiliki 12 sumber mata air yang akan dikembangkan menjadi potensi wisata sekaligus sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Selain itu, Huda dari Memo X juga menanyakan terkait berbagai penghargaan yang telah diterima oleh Kota Probolinggo, termasuk penghargaan di bidang kesehatan lingkungan dan kota sehat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota menjelaskan bahwa keberhasilan Kota Probolinggo meraih berbagai penghargaan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami bersyukur Kota Probolinggo mampu memberikan kontribusi positif dalam berbagai indikator pembangunan, termasuk kesehatan lingkungan, pendidikan, dan pembangunan manusia. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Wali Kota dr. Aminuddin tidaklah mudah, terutama di tengah berbagai tantangan regulasi dan kebijakan transfer anggaran dari pemerintah pusat.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa berbagai keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat Pemerintah Kota Probolinggo untuk terus melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan dan pembangunan.
“Dalam satu tahun ini banyak proses yang kami lakukan untuk menata pemerintahan dan anggaran agar lebih efektif. Tentu semua itu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan insan media,” ujar Ina.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media yang selama ini turut berperan dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Menurutnya, dukungan media menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran teman-teman media. Dukungan dan pemberitaan yang objektif tentu sangat membantu kami dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
