TNI Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo Turun Langsung Dampingi Petani
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan sebagai isu strategis nasional, keterlibatan aktif TNI kembali menjadi sorotan. Melalui peran aparat kewilayahan, Tentara Nasional Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung program gerakan antisipasi darurat pangan nasional dengan terjun langsung mendampingi para petani di berbagai daerah, termasuk di wilayah Probolinggo.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil yang aktif hadir di tengah masyarakat. Pada Senin (20/4), pendampingan secara langsung kembali dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan nasional di tengah berbagai tantangan.
Pendampingan tersebut salah satunya dilakukan oleh anggota Koramil 0820-20/Banyuanyar, Pelda Sadri. Ia menjelaskan bahwa proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman merupakan faktor penting yang sangat memengaruhi keberhasilan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga memastikan setiap masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah melakukan berbagai upaya, seperti pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran air, hingga pengendalian impor dan ekspor pangan serta penguatan infrastruktur,” ujarnya.
Ia menambahkan, pentingnya ketahanan pangan semakin terasa mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang matang dalam memastikan ketersediaan, stabilitas, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan tetap terjaga secara berkelanjutan.
Pelda Sadri juga menekankan bahwa seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, harus bergerak cepat dan mengambil peran aktif dalam menjaga ketahanan pangan. Ia menyebut bahwa kunci utama dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah peningkatan produksi, baik pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang.
Lebih lanjut, Babinsa berpostur tinggi tegap tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik. Dukungan sarana dan prasarana diberikan secara menyeluruh, mulai dari tahap penyiapan lahan hingga proses pengolahan hasil pertanian.
“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Hal ini secara tidak langsung akan berkontribusi terhadap kemajuan sektor pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
