Panen Raya Jagung di P2TP Muneng Jadi Bukti Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

0
IMG-20260517-WA0014
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com – Hamparan lahan jagung di kawasan P2TP Muneng dipenuhi semangat kebersamaan saat panen raya jagung kuartal kedua digelar pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan pangan global yang terus berkembang.

Koramil 0820-06/Sumberasih turut ambil bagian dalam kegiatan panen raya jagung kuartal kedua tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah para petani menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas pangan daerah.

Panen raya yang berlangsung di lahan pertanian P2TP Muneng itu melibatkan berbagai unsur terkait yang selama ini aktif mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Probolinggo. Suasana panen berlangsung penuh antusias dan kebersamaan.

Batuud Koramil 0820-06/Sumberasih Peltu Abd Hamid menyampaikan bahwa panen raya jagung kali ini merupakan bagian dari program nasional yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Menurutnya, keberhasilan panen raya tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan hingga para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di daerah.

“Ketahanan dan kedaulatan pangan merupakan fondasi dari kemerdekaan sejati suatu bangsa. Swasembada pangan adalah kunci kemerdekaan dan tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka kalau tidak mampu memproduksi pangannya sendiri,” kata Peltu Abd Hamid.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, peran jajaran di lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan panen raya jagung kuartal kedua tersebut.

Lebih lanjut, Peltu Abd Hamid menekankan pentingnya sinergi nasional antara pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, akademisi, hingga pelaku usaha dalam mendorong kemandirian pangan berbasis teknologi modern.

“Kerjasama ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian pangan berbasis teknologi modern. Saya berkeyakinan Indonesia tidak hanya akan mencapai swasembada pangan, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia di masa mendatang diharapkan mampu membantu negara-negara yang mengalami kesulitan pangan sebagai bentuk kontribusi positif bangsa Indonesia di tingkat global.

“Kita akan membantu negara-negara yang kesulitan pangan, bukan untuk sombong, tapi sebagai bentuk kebaikan dan kekuatan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Peltu Abd Hamid juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus dikenal sebagai bangsa yang kuat sekaligus memiliki kepedulian terhadap negara lain dengan menghadirkan solusi di tengah tantangan global.

“Kegiatan panen raya jagung kuartal kedua ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan global,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!