Anggota Koramil 0820-01/Kanigaran Dampingi Program Nasional Pengendalian Hama Untuk Dukung Swasembada Pangan

0
IMG-20260521-WA0004
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com – Upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga tingkat daerah. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknis Pengamatan, Peramalan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (P3OPT) serta sosialisasi aplikasi Sifortuna yang digelar di lahan pertanian Jalan Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari anggota Koramil 0820-01/Kanigaran yang juga Babinsa Kelurahan Pilang, Sertu Nujulan. Program ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) dalam mendukung percepatan tanam dan pengendalian hama secara terintegrasi.

Sertu Nujulan mengatakan, program tersebut dirancang untuk menyelamatkan potensi kehilangan hasil panen sekaligus memperkuat target swasembada pangan nasional. Menurutnya, percepatan luas tambah tanam harus berjalan seiring dengan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan agar hasil pertanian tetap optimal.

“Strategi ini dirancang untuk mencapai swasembada dan target luas tambah tanam (LTT) sekaligus untuk mencegah gagal panen akibat hama serta mengamankan target swasembada pangan nasional,” kata Sertu Nujulan.

Ia menjelaskan, bimbingan teknis P3OPT difokuskan pada peningkatan kapasitas petani dan petugas lapangan dalam memitigasi risiko serangan hama maupun penyakit tanaman. Dengan penguatan pengetahuan dan keterampilan tersebut, diharapkan para petani mampu melakukan deteksi dini dan penanganan cepat terhadap ancaman di sektor pertanian.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan sosialisasi aplikasi Sifortuna, sebuah platform digital yang dikembangkan BBPOPT untuk memberikan informasi prakiraan serangan organisme pengganggu tumbuhan secara cepat dan akurat.

Menurut Sertu Nujulan, aplikasi tersebut memiliki fungsi penting dalam mendukung pengambilan keputusan di bidang pertanian karena telah terintegrasi dengan situation room Presiden. Melalui sistem tersebut, kondisi serangan hama di berbagai wilayah dapat dipantau secara real time.

“Aplikasi Sifortuna memudahkan pemantauan prakiraan serangan hama dan informasi wilayah secara real time sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jadwal bimbingan teknis maupun gerakan pengendalian di wilayah Jawa Timur dapat dikoordinasikan melalui UPT PTPH Jawa Timur maupun Dinas Pertanian setempat.

Sertu Nujulan berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan dan petani terus diperkuat demi menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

“Dengan semangat kerja sama yang ada, semua pihak dapat bersama-sama menjaga keberlanjutan pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadikan Indonesia sebagai kekuatan pertanian yang lebih besar,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!