Khitanan Massal Gratis di Pajarakan, PC-LKNU Kraksaan Kolaborasi Ringankan Beban Masyarakat
Probolinggo, Radarpatroli.com
Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kolaborasi lintas lembaga di Kabupaten Probolinggo. Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PC-LKNU) Kraksaan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Puskesmas Pajarakan dan Yayasan Pendidikan Uswatun Hasanah menggelar kegiatan khitanan massal gratis pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Yayasan Pendidikan Uswatun Hasanah, Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 50 anak sebelumnya terdaftar sebagai peserta khitan massal. Namun dalam pelaksanaannya, sebanyak 44 anak berhasil menjalani proses khitan, sementara beberapa peserta lainnya tidak dapat mengikuti kegiatan karena kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan serta terdapat dua anak yang pelaksanaannya ditunda karena usia yang masih terlalu kecil.
Pelaksanaan khitan dilakukan secara profesional dengan melibatkan 20 tenaga dari PC-LKNU Kraksaan serta dukungan dua tenaga medis dari Puskesmas Pajarakan. Seluruh proses juga mendapat supervisi langsung dari konsultan Rumah Khitan NU, dr. Syahrudi yang merupakan dokter spesialis bedah, guna memastikan pelayanan berjalan aman, tertib dan sesuai standar kesehatan.

Ketua PC-LKNU Kraksaan, Sugianto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial kesehatan yang mengedepankan nilai SAE Kesehatan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pelayanan medis, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak.
“Tujuan kegiatan ini adalah pelaksanaan program sosial SAE Kesehatan, meringankan beban masyarakat serta memberikan edukasi kesehatan terkait khitan,” ujar Sugianto.
Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi kesehatan, lembaga zakat, fasilitas layanan kesehatan dan yayasan pendidikan menjadi bukti bahwa pelayanan sosial dapat berjalan lebih efektif ketika dilakukan secara bersama-sama.
Program khitan gratis ini juga diharapkan mampu menjadi agenda berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo. Selain membantu dari sisi ekonomi, kegiatan semacam ini dinilai dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan.
“Harapan kami, program khitan gratis keliling ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas, menjadi program berkelanjutan yang berdampak positif serta semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah, swasta maupun perorangan,” pungkas Sugianto.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
