Dishub Kabupaten Probolinggo Uji Emisi 60 Kendaraan di PLN Nusantara Power Paiton, Seluruhnya Penuhi Standar

0
WhatsApp-Image-2026-06-23-at-20.56.46-1536x709
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo melalui UPT Pengujian Kendaraan Bermotor melaksanakan kegiatan uji sampling emisi kendaraan operasional dan alat berat di kawasan PT PLN Nusantara Power UP Paiton Unit 1–2 dan 9. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (23-24/6/2026), ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan kelayakan kendaraan yang beroperasi di lingkungan industri strategis.

Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Probolinggo, Sukito, mengatakan pengujian dilakukan terhadap berbagai jenis kendaraan yang digunakan untuk menunjang aktivitas operasional perusahaan. Total sebanyak 60 unit kendaraan menjalani pemeriksaan emisi yang terdiri atas 25 kendaraan operasional, 10 unit alat berat dan 25 kendaraan milik karyawan.

“Dari keseluruhan kendaraan yang diuji, terdapat 30 unit kendaraan bermesin diesel dan 30 unit kendaraan bermesin bensin,” ujar Sukito.

Menurutnya, pengujian dilakukan menggunakan standar ambang batas emisi yang telah ditetapkan pemerintah guna memastikan kendaraan tetap memenuhi aspek keselamatan dan ramah lingkungan. Hasil pemeriksaan menunjukkan capaian yang menggembirakan, di mana seluruh kendaraan yang diuji dinyatakan memenuhi standar emisi yang berlaku.

“Secara umum semua kendaraan lulus uji emisi. Ini menunjukkan performa mesin masih optimal dan proses pembakaran bahan bakar berjalan efisien,” katanya.

Sukito menjelaskan, khusus kendaraan bermesin diesel, tingkat emisi yang dihasilkan hanya berada di kisaran 20 persen dari ambang batas maksimal 50 persen. Hasil tersebut terlihat dari tingkat kepekatan asap yang masih jauh di bawah batas yang diperbolehkan sehingga mencerminkan kondisi mesin yang terawat dengan baik.

Meski hasil pengujian menunjukkan kondisi yang sangat baik, pihaknya tetap menemukan beberapa kendaraan yang memerlukan perhatian khusus, terutama kendaraan sewa. Kendaraan yang tidak memenuhi standar langsung direkomendasikan untuk dikembalikan kepada vendor guna dilakukan perbaikan dan pemeriksaan lanjutan.

“Biasanya kendaraan yang tidak memenuhi standar akan direkomendasikan untuk pengecekan sistem injeksi bahan bakar, pembersihan atau penggantian filter udara, hingga penyesuaian kualitas bahan bakar sesuai usia kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sukito menegaskan bahwa uji emisi bukan sekadar kewajiban administratif atau teknis semata, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap performa kendaraan. Keseimbangan antara pasokan bahan bakar dan udara dalam ruang bakar menjadi faktor penting yang menentukan efisiensi konsumsi bahan bakar serta tenaga yang dihasilkan mesin.

Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pemilik kendaraan di Kabupaten Probolinggo untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala. Idealnya, uji emisi dilakukan setiap enam bulan sekali agar kendaraan tetap dalam kondisi prima dan tidak menghasilkan emisi berlebih yang dapat mencemari lingkungan.

“Kami menghimbau agar seluruh pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan rutin sebelum digunakan. Uji emisi secara berkala sangat penting untuk menjaga performa kendaraan sekaligus mengurangi dampak pencemaran udara,” tegasnya.

Selain memberikan manfaat bagi kendaraan, kegiatan uji emisi juga menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Dengan emisi kendaraan yang terkendali, kualitas udara dapat terjaga sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat, khususnya di kawasan industri yang memiliki aktivitas operasional cukup tinggi.

Melalui program ini, Dishub Kabupaten Probolinggo berharap kesadaran terhadap pentingnya pengendalian emisi kendaraan semakin meningkat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan operasional di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Program uji emisi ini diharapkan menjadi komitmen bersama untuk menjaga lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus mendukung efisiensi operasional kendaraan di Kabupaten Probolinggo,” pungkas Sukito.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!