Kelompok KKN Berdampak Nusantara Desa Tanjungori Ikuti Pembekalan dari LPPM UPN Veteran Jatim
Surabaya, Radarpatroli.com
Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Tahun 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur memberikan pembekalan menyeluruh kepada ratusan mahasiswa peserta KKN. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (23/6/2026) tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai wilayah pengabdian.

Pembekalan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB itu diikuti lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai skema KKN, di antaranya KKN Pesantren, KKN Kolaboratif, KKN Internasional, KKN 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), Proyek Kemanusiaan Internasional, hingga KKN Berdampak Nusantara. Melalui beragam skema tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Bela Negara sebagai bentuk peneguhan karakter mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang dikenal sebagai Kampus Bela Negara. Suasana pembukaan berlangsung khidmat sebelum acara resmi dibuka oleh Kepala LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Dedin Finatsiyatull Rosida, S.T.P., M.Kes.
Dalam sesi materi utama, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. Zainal Abidin Achmad, S.Sos., M.Si., menyampaikan materi bertajuk “KKN dalam Kurikulum UPN Veteran Jawa Timur”. Ia menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Nanik Hariyana, S.Pd., M.M. bersama M. Bhirawa Dwi Atma C., S.E., M.M. yang mengulas secara mendalam mengenai kegiatan, target, luaran, hingga tata tertib pelaksanaan KKN. Para peserta mendapatkan pemahaman terkait penyusunan program kerja, strategi pemberdayaan masyarakat, serta mekanisme pelaporan yang harus dipenuhi selama menjalankan pengabdian.
Dalam paparannya, Dr. Nanik menekankan bahwa program KKN tahun 2026 dirancang untuk mendukung berbagai agenda pembangunan berkelanjutan, baik pada tingkat global maupun nasional.
“Pelaksanaan KKN UPN ‘Veteran’ Jawa Timur diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDGs 1 tanpa kemiskinan dan SDGs 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Selain SDGs, program KKN juga diharapkan sejalan demi mendukung target nasional yaitu Asta Cita 3 dan Asta Cita 6,” ujarnya.
Sementara itu, M. Bhirawa Dwi Atma C. memberikan penjelasan teknis terkait luaran wajib yang harus dihasilkan oleh setiap kelompok KKN, termasuk indikator dan kriteria penilaian yang akan digunakan selama proses evaluasi kegiatan berlangsung.
Setelah seluruh materi selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para mahasiswa untuk memperoleh penjelasan lebih rinci mengenai teknis pelaksanaan KKN, penyusunan program kerja, hingga mekanisme pelaporan kegiatan di lapangan.
Bagi peserta KKN Berdampak Nusantara yang akan bertugas di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, pembekalan resmi dari LPPM menjadi bekal penting sebelum keberangkatan. Sebelumnya, kelompok tersebut telah melaksanakan pembekalan mandiri bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos, M.KP.
Melalui pembekalan yang diberikan LPPM, para mahasiswa mengaku memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan, target capaian, serta teknis pelaksanaan KKN. Bekal tersebut diharapkan mampu mendukung kesiapan mahasiswa dalam menjalankan pengabdian secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi penugasan.
Dengan terselenggaranya pembekalan ini, LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur berharap seluruh peserta KKN Non Reguler Tahun 2026 dapat menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai bela negara, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Reporter : Sayful
Penulis: Kelompok 2 Desa Tanjungori, Kec. Tambak, Kab. Gresik
