Dirut CV Keda Parking Harap Dukungan Semua Pihak Tertibkan Parkir RSU Wonolangan
Probolinggo, Radarpatroli.com
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait pengamanan dan penataan parkir di ruas jalan nasional di depan RSU Wonolangan. Rakor ini digelar sebagai upaya menciptakan ketertiban lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung rumah sakit. Kamis (09/07/2026).

Dalam rakor tersebut, berbagai pihak terkait hadir untuk membahas persoalan parkir yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran arus kendaraan di kawasan RSU Wonolangan. Salah satu yang menyampaikan masukan adalah Direktur CV Keda Parking, Agus Supriyanto, selaku pengelola parkir di rumah sakit tersebut.
Agus Supriyanto menjelaskan bahwa pihaknya selama ini terus berupaya mengarahkan seluruh kendaraan pengunjung agar memanfaatkan area parkir resmi yang telah disediakan di dalam lingkungan rumah sakit. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan mengurangi kendaraan yang parkir di badan jalan nasional sehingga lalu lintas menjadi lebih tertib dan aman.
“Kami berharap seluruh pengunjung dapat memanfaatkan area parkir yang telah disediakan di dalam rumah sakit. Jika seluruh kendaraan bisa masuk ke area parkir, tentu arus lalu lintas akan lebih terkendali, lebih nyaman, dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar Agus.

Ia mengakui kapasitas parkir yang tersedia sebelumnya masih menjadi kendala. Namun, pihak rumah sakit kini mulai melakukan penambahan area parkir di bagian belakang dengan kapasitas sekitar 25 mobil yang saat ini sedang dipersiapkan.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada proses penataan lahan di belakang rumah sakit. Nantinya area tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 25 kendaraan roda empat sehingga kapasitas parkir menjadi lebih memadai,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menceritakan pengalaman ketika pihaknya berupaya menertibkan parkir di depan rumah sakit saat berlangsung proses akreditasi. Saat itu, petugas parkir meminta agar kendaraan dan aktivitas di depan rumah sakit dipindahkan sementara ke area dalam demi mendukung kelancaran penilaian.
Namun, menurutnya, imbauan tersebut justru mendapat penolakan dari sejumlah pihak hingga berujung pada tindakan intimidasi terhadap petugas parkir.
“Bahkan pernah ada petugas parkir kami yang mendapat ancaman hingga mengalami tindakan kekerasan saat mengarahkan kendaraan masuk ke area parkir dalam. Kondisi seperti ini membuat petugas di lapangan kesulitan menjalankan tugas karena kewenangannya terbatas,” ungkap Agus.
Karena itu, Agus berharap adanya dukungan penuh dari Dinas Perhubungan, aparat terkait, serta seluruh elemen masyarakat agar penataan parkir dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan konflik di lapangan.
Selain itu, ia juga meminta pihak RSU Wonolangan terus meningkatkan kapasitas area parkir sehingga seluruh kendaraan pengunjung dapat tertampung dengan baik dan tidak lagi menggunakan badan jalan nasional sebagai lokasi parkir.
Rapat koordinasi yang digelar Dishub Kabupaten Probolinggo ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem parkir yang lebih tertib, aman, dan terintegrasi. Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola parkir, pihak rumah sakit, dan masyarakat, keberadaan parkir di kawasan RSU Wonolangan diharapkan tidak lagi menjadi penyebab kemacetan maupun potensi gangguan keselamatan di jalan nasional.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
