2.000 Paket Sembako Dibagikan, Klenteng Tri Dharma Mangunharjo Peringati 161 Tahun dengan Bakti Sosial

0
IMG-20260827-WA0001
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Suasana penuh kepedulian mewarnai peringatan 161 tahun berdirinya Klenteng Tri Dharma Mangunharjo, Kota Probolinggo. Umat Buddha bersama para donatur menggelar bakti sosial dengan membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat sekitar dan warga kurang mampu, Kamis sore (27/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Klenteng Tri Dharma, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Bakti sosial menjadi salah satu rangkaian peringatan hari ulang tahun klenteng sekaligus bentuk nyata kepedulian umat Buddha terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial sekaligus menyerahkan bantuan kepada sejumlah penerima manfaat.

Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo itu mendapat sambutan hangat dari pengurus klenteng maupun masyarakat penerima bantuan.

Ina menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha, pengurus Klenteng Tri Dharma serta para donatur yang telah menjadikan momentum peringatan 161 tahun berdirinya klenteng sebagai kesempatan untuk berbagi dengan sesama.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan.

“Bakti sosial ini tidak hanya memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat, tetapi juga membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terima kasih kepada para donatur atas kepedulian dan kebaikannya,” ujar Ina.

Ia berharap para donatur senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan sehingga kepedulian serta manfaat yang diberikan dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas.

Atas nama Pemerintah Kota Probolinggo, Ina juga menyampaikan selamat atas peringatan 161 tahun berdirinya Klenteng Tri Dharma Mangunharjo.

Ia berharap keberadaan klenteng tersebut tetap menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah, budaya serta keberagaman masyarakat Kota Probolinggo.

“Semoga klenteng ini terus menjadi bagian dari sejarah, budaya dan keberagaman Kota Probolinggo. Mari kita rawat toleransi, kerukunan dan kebersamaan, karena perbedaan bukan penghalang untuk bersama-sama membangun kota yang damai, harmonis dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua II Panitia Peringatan 161 Tahun Klenteng Tri Dharma, Ervan Susianto, menjelaskan bahwa bakti sosial merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun klenteng.

Tahun ini, panitia menyiapkan 2.000 paket sembako yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Setiap tahun kami mengadakan bakti sosial. Tahun ini kami menyiapkan 2.000 paket sembako yang masing-masing berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 2 liter minyak goreng dan 5 bungkus mie instan,” jelas Ervan.

Selain bakti sosial, rangkaian peringatan 161 tahun Klenteng Tri Dharma juga diisi dengan kegiatan sembahyang dan pertunjukan wayang potehi.

Kesenian tradisional yang berasal dari Tiongkok tersebut menggunakan boneka tangan yang dimainkan dari dalam kain berbentuk kantong. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu daya tarik budaya yang turut mewarnai peringatan berdirinya klenteng.

Ervan mengatakan, pertunjukan wayang potehi akan berlangsung selama satu bulan dan terbuka untuk masyarakat umum.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan peringatan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang Klenteng Tri Dharma, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat di tengah keberagaman.

“Kami berharap Indonesia, khususnya Kota Probolinggo, senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman dan kemakmuran,” katanya.

Ketua I Panitia, Adi Sutanto, menambahkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial diharapkan dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap tahun depan semakin banyak donatur yang berpartisipasi sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kebahagiaan. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sebanyak 2.000 paket sembako tersebut diberikan kepada keluarga yang membutuhkan serta warga di sekitar Klenteng Tri Dharma Mangunharjo.

Salah seorang penerima manfaat, Asia, warga Sentono, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan sembako tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih kepada Klenteng Tri Dharma. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat dan berarti bagi saya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Mayangan Deus Nawandi, Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama, anggota DPRD Kota Probolinggo Syaiful Iman, serta perwakilan unsur Forkopimda.

Momentum peringatan 161 tahun Klenteng Tri Dharma Mangunharjo pun menjadi gambaran bahwa tradisi, budaya, kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dapat terus tumbuh berdampingan dalam kehidupan masyarakat Kota Probolinggo yang beragam.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!