Hadiri Maulid Nabi dan Haul Ulama, Wali Kota Aminuddin Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat
Probolinggo, Radarpatroli.com
Suasana religius menyelimuti halaman Pondok Pesantren Raudlatul Hasaniayah, Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, Sabtu malam (18/9). Ribuan jamaah mengikuti pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul KH. Romli Baqir dan Nyai Syayaroh.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama para alim ulama, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat dan jamaah yang hadir untuk mengikuti rangkaian acara.
Kehadiran Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin disambut hangat Ketua Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Raudlatul Hasaniayah, Kiai M. Izul Islam atau Gus Izul. Dalam kesempatan tersebut, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.
Gus Izul menyampaikan, Maulid Nabi merupakan pengingat bagi umat Islam untuk terus meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keteladanan tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan melalui sikap, ucapan maupun perbuatan.
“Maulid Nabi menjadi pengingat untuk mengamalkan keteladanan Rasulullah dalam sikap, ucapan dan perbuatan. Momentum ini juga penting untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menekankan pentingnya keberadaan majelis keagamaan sebagai ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi. Menurutnya, kegiatan keagamaan juga menjadi salah satu sarana memperkuat kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.
Ia menyampaikan, kondisi Kota Probolinggo yang aman serta pembangunan yang terus berjalan tidak terlepas dari kontribusi berbagai elemen masyarakat. Berbagai tantangan yang dihadapi, baik dalam bidang ekonomi, sosial maupun sektor lainnya, membutuhkan kolaborasi dan partisipasi seluruh komponen masyarakat.
“Pembangunan Kota Probolinggo membutuhkan sumbangsih positif dari seluruh masyarakat. Berbagai program yang dilakukan pemerintah pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Aminuddin.
Dalam kesempatan itu, Aminuddin juga menyampaikan perkembangan ekonomi Kota Probolinggo yang terus menunjukkan pertumbuhan. Pemerintah kota, kata dia, terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui berbagai upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Tidak hanya sektor ekonomi, perhatian pemerintah juga diarahkan pada bidang pendidikan. Pemkot Probolinggo menjalankan sejumlah program strategis, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, pemerintah juga memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana bagi 150 anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga jumlah penerima manfaat dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
“Semua program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Pencapaian yang telah diraih Kota Probolinggo merupakan hasil kebersamaan dan sinergitas pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian pengajian kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan K.H. Moh. Hasan Naufal. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.
Ia juga mengingatkan jamaah agar meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk dalam menyikapi perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin masif.
“Di era digital, kita harus mampu menyaring setiap informasi. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya. Teladani Rasulullah dengan menjaga lisan, melakukan tabayyun, dan mengutamakan kemaslahatan,” pesannya.
K.H. Moh. Hasan Naufal juga mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan pondok pesantren serta menghormati para guru. Menurutnya, hubungan yang baik antara santri dengan guru menjadi bagian penting dalam proses pembentukan ilmu, karakter dan akhlak.
“Jaga hubungan baik dengan para guru agar ilmu yang diberikan menjadi berkah dan barokah dalam kehidupan, termasuk ketika santri telah kembali dan mengabdi di tengah masyarakat,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH. Romli Baqir serta Nyai Syayaroh tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Selain menjadi sarana memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, santri dan masyarakat.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
