Forum Literasi Kecamatan Gending Resmi Terbentuk, 50 Karya Siswa Jadi Target Awal
Probolinggo, Radarpatroli.com
Forum Literasi Kecamatan Gending masa bakti 2026–2030 resmi dibentuk untuk memperkuat budaya membaca dan menulis di lingkungan pendidikan. Pembentukan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kecamatan Gending bersama civitas pendidikan dalam mengembangkan potensi literasi siswa.

Kepengurusan Forum Literasi Kecamatan Gending ditetapkan melalui rapat koordinasi yang digelar Kamis (8/10/2026) di Pendopo Kecamatan Gending. Forum tersebut melibatkan unsur pendidikan, pemerintahan, organisasi dan komunitas literasi di wilayah Kecamatan Gending.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo Nurul Yaqin, Camat Gending Winda Permata Erianti serta Ketua PIC Penggerak Literasi Komunitas Yuk Menulis (KYM) Kabupaten Probolinggo Endang Purwaningsih.
Dalam struktur kepengurusan Forum Literasi Kecamatan Gending, Irawan dipercaya sebagai Ketua, didampingi Umariyah sebagai Wakil Ketua 1, Jailani sebagai Wakil Ketua 2 dan Sugeng sebagai Wakil Ketua 3. Posisi Sekretaris 1 dijabat Khoiridah dan Sekretaris 2 Sumari. Sementara Bendahara 1 dijabat Yusuf dan Bendahara 2 Tohir.
Kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang meliputi Bidang Literasi Sekolah, Bidang Perpustakaan dan Budaya Baca, Bidang Karya dan Kreativitas, Bidang Kemitraan dan Kolaborasi serta Bidang Publikasi dan Dokumentasi.
Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan keberadaan forum harus diarahkan sebagai motor penggerak, bukan sekadar struktur organisasi. “Kenapa harus ada forum literasi, untuk membentuk pondasi yang kuat,” katanya.
Ia meminta setelah kepengurusan terbentuk segera disusun mekanisme kerja dan program yang melibatkan seluruh komponen. Kegiatan literasi perlu dilakukan secara rutin agar menghasilkan karya nyata dari peserta didik. “Forum ini jangan hanya jadi struktur tapi juga ada motor penggerak,” tegasnya.
Salah satu program yang didorong adalah lomba menulis bertema “Rukun dengan Teman”. Setiap lembaga pendidikan ditargetkan mengirimkan sedikitnya 50 karya siswa. “Rukun dengan Teman, setiap lembaga wajib kirim minimal 50 karya,” jelasnya.
Hary juga mendorong setiap lembaga pendidikan memiliki pojok literasi yang dapat menampilkan karya tulis siswa. Selain menjadi ruang apresiasi, pojok literasi diharapkan dapat mendorong siswa lebih aktif menghasilkan karya.
“Pengembangan literasi membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai sektor. Karena itu, Forum Literasi Kecamatan Gending diharapkan melibatkan unsur pendidikan, kesehatan, pemerintahan serta berbagai pihak lainnya,” terangnya.
Ia juga meminta forum memiliki program setiap bulan dan target yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. “Saya harap ada target yang harus dipenuhi untuk evaluasi kita dan perbaikan ke depan,” tambahnya.
Sementara Camat Gending Winda Permata Erianti menerangkan setelah kepengurusan terbentuk, pihaknya segera merumuskan program kerja untuk Oktober yang bertepatan dengan Bulan Baca.
“Pada November, kegiatan literasi akan melibatkan seluruh lembaga pendidikan untuk mendukung kegiatan Seven Beaches Festival. Sementara pada bulan ini juga disusun program yang berkaitan dengan kegiatan Komunitas Yuk Menulis (KYM) dengan tema ‘Rukun dengan Teman’. Insya Allah ini bukan hanya sekadar nama, tapi kita akan bergerak,” ujarnya.
Ia menegaskan program Forum Literasi Gending diupayakan tidak menjadi beban bagi sekolah, termasuk dari sisi pembiayaan. Kegiatan akan diarahkan agar mudah diterapkan dalam lingkungan pendidikan. “Setiap bulan kegiatan forum literasi ada program yang Insya Allah tidak akan merepotkan sekolah atau berbiaya karena ini murni kegiatan yang sangat bisa diaplikasikan di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Winda optimistis Kecamatan Gending memiliki potensi besar untuk mengembangkan literasi. Peserta didik di wilayahnya telah menunjukkan prestasi dalam berbagai kegiatan seperti lomba dongeng, membaca, membuat video dan karya tulis.
“Forum Literasi ini diharapkan menjadi wadah untuk mengasah potensi yang telah dimiliki siswa agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kecamatan Gending,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Dispersip Kabupaten Probolinggo Nurul Yaqin meminta forum memulai kerja dengan melakukan pemetaan kondisi perpustakaan di wilayah Kecamatan Gending.
“Pengecekan diarahkan untuk melihat tingkat keaktifan perpustakaan sekaligus memastikan setiap perpustakaan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). “Perpustakaan yang baik adalah yang aktif,” tuturnya.
Yaqin menjelaskan, perpustakaan yang telah memiliki NPP akan tercatat dalam data Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan berpeluang mendapatkan pembinaan serta bantuan sesuai ketentuan.
Sedangkan Ketua PIC Penggerak Literasi Komunitas Yuk Menulis Kabupaten Probolinggo Endang Purwaningsih menambahkan Forum Literasi Kecamatan Gending diharapkan menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak. “Forum ini menjadi ruang kolaborasi antar sekolah, Pemerintah Desa, kecamatan dan lembaga-lembaga lainnya,” ungkapnya.
Dengan kepengurusan yang telah terbentuk, Forum Literasi Kecamatan Gending kini diarahkan untuk segera menjalankan program kerja. Target karya siswa, pojok literasi, pemetaan perpustakaan dan agenda bulanan menjadi langkah awal untuk membangun budaya literasi yang lebih aktif di wilayah Kecamatan Gending.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
