Wali Kota Aminuddin dan Wawali Ina Tinjau Kerja Bakti Pantai Permata, Siapkan Festival Mangrove 3 November

0
WhatsApp Image 2026-10-09 at 15_26_35
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com – Pemerintah Kota Probolinggo mulai mematangkan persiapan kawasan pesisir Pantai Permata menjelang pelaksanaan Festival Mangrove yang dijadwalkan pada 3 November 2026 mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti yang ditinjau langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari, Jumat (9/10/2026) pagi.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan lokasi sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan kawasan pesisir. Pantai Permata dipersiapkan sebagai salah satu titik kegiatan festival yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Perhutani.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, Pantai Permata menjadi salah satu lokasi yang dipercaya untuk mendukung pelaksanaan Festival Mangrove. Selain Pantai Permata, kawasan Bee Jay Bakau Resort (BJBR) juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

“Pantai Permata ini akan menjadi salah satu spot yang dipercaya oleh pemerintah provinsi melalui Perhutani untuk menjadi tempat kegiatan festival mangrove pada tanggal 3 November. Salah satu lokasinya di Pantai Permata, kemudian ada juga di BJBR,” ujar Aminuddin saat meninjau kegiatan kerja bakti.

Menurutnya, persiapan pelaksanaan festival masih terus berjalan. Dengan waktu yang tersedia, berbagai pihak diharapkan dapat berkolaborasi untuk memastikan kawasan yang menjadi lokasi kegiatan berada dalam kondisi bersih dan siap menyambut pengunjung.

“Persiapannya masih berjalan karena waktunya juga masih cukup panjang. Yang penting, masyarakat tahu bahwa di sini nanti ada salah satu spot untuk festival mangrove tersebut,” jelasnya.

Perkuat Kebersihan dan Potensi Wisata Pesisir

Kegiatan kerja bakti di Pantai Permata tidak hanya difokuskan pada persiapan festival, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

Kawasan pantai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan. Karena itu, kebersihan, penataan kawasan, serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan wisata yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo mendorong agar kebersihan kawasan pesisir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dan seluruh pihak yang memanfaatkan kawasan tersebut.

Pelaksanaan Festival Mangrove diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pesisir Kota Probolinggo sekaligus meningkatkan perhatian terhadap keberadaan ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan.

Selain mempersiapkan lokasi festival, Pemerintah Kota Probolinggo juga berupaya memperkuat keterhubungan sejumlah destinasi wisata, di antaranya Pantai Permata, Bee Jay Bakau Resort (BJBR), dan kawasan T10 JLU.

Penguatan konektivitas antarkawasan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pilihan perjalanan wisata yang lebih beragam bagi pengunjung. Wisatawan nantinya diharapkan dapat menikmati sejumlah destinasi dalam satu rangkaian kunjungan, sehingga potensi wisata pesisir Kota Probolinggo semakin dikenal luas.

Pengembangan tersebut juga berpeluang memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan dapat membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal, termasuk sektor kuliner, perdagangan, dan usaha pendukung pariwisata lainnya.

Dengan persiapan yang terus berjalan, Festival Mangrove pada 3 November 2026 diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi wisata pesisir Kota Probolinggo sekaligus memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah kota pun mendorong agar upaya menjaga kebersihan kawasan Pantai Permata dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang festival, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata yang nyaman, tertata, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!