Dandim 0820/Probolinggo Instruksikan Babinsa Rekrut Calon Prajurit TNI AD, Target 968 Orang hingga Juli 2027
Probolinggo, Radarpatroli.com
Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo mulai memperkuat sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) untuk memenuhi kebutuhan personel di jajaran TNI AD. Seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) mendapat arahan langsung dari Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono agar aktif menjaring calon prajurit potensial di wilayah binaan masing-masing.

Arahan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Pangdam V/Brawijaya Nomor ST/1258/2026 tanggal 12 Oktober 2026 tentang pelaksanaan kegiatan penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama (CATA) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 Kodam V/Brawijaya.
Dalam arahannya, Sabtu (17/10/2026), Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan perintah komando atas seiring upaya pemerintah membangun 700 batalyon teritorial di seluruh Indonesia. Pembangunan tersebut membutuhkan pemenuhan personel, baik untuk YTP maupun BTP.
Menurutnya, dalam proses pengisian personel YTP dan BTP, prajurit dari jajaran Kodim turut memiliki peran sebagai pengawal dan pendamping bagi anggota yang ditempatkan di batalyon tersebut, khususnya dalam mendukung pemahaman dan pelaksanaan tugas teritorial bagi personel baru.
“Tahun 2027 pemerintah akan merekrut 248.000 prajurit. Diwajibkan kepada seluruh Babinsa untuk melaksanakan sosialisasi dan merekrut minimal tiga Tamtama dan satu Bintara oleh setiap Babinsa,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.
Ia menegaskan, target pemenuhan kebutuhan personel untuk 700 batalyon menjadi tanggung jawab bersama yang melibatkan Babinsa di seluruh Indonesia. Karena itu, Babinsa diminta proaktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kesempatan mengabdi kepada negara melalui jalur penerimaan prajurit TNI AD.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya menyampaikan informasi bahwa proses penerimaan prajurit tidak dipungut biaya. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat sekaligus mencegah munculnya praktik percaloan yang merugikan calon peserta.
“Sosialisasikan bahwa masuk Tentara tidak perlu membayar sehingga memotivasi masyarakat untuk mendaftarkan diri. Cari calon prajurit yang bersih yang akan mengabdi kepada negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim mengungkapkan bahwa Kodim 0820/Probolinggo mendapat target perekrutan calon Tamtama dan Bintara sebanyak 968 orang. Pelaksanaan kegiatan perekrutan tersebut dijadwalkan mulai Oktober 2026 hingga Juli 2027, dengan persyaratan usia maksimal 26 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mencapai target tersebut, Babinsa diminta memberikan informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta mekanisme pendaftaran. Informasi yang disampaikan harus mengacu pada ketentuan resmi penerimaan prajurit TNI AD agar masyarakat memperoleh pemahaman yang tepat sebelum mendaftar.
“Babinsa jajaran Kodim 0820/Probolinggo wajib membantu menjaring calon peserta yang memiliki minat, motivasi, disiplin, kesehatan, dan kemampuan yang sesuai dengan persyaratan penerimaan prajurit TNI AD,” ungkapnya.
Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD harus berjalan sesuai aturan resmi. Ia meminta seluruh Babinsa mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan uang.
Praktik percaloan, pungutan liar, penipuan, maupun janji kelulusan dari pihak mana pun harus dihindari. Calon peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur dan mempersiapkan diri sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Selain itu, Babinsa diminta membangun koordinasi dengan aparat desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya untuk memperluas jangkauan sosialisasi di wilayah binaan. Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaring putra-putra daerah yang memiliki potensi dan kemauan kuat untuk menjadi prajurit TNI AD.
“Laporkan perkembangan pelaksanaan sosialisasi dan kendala yang ditemukan di lapangan kepada Danramil secara berjenjang,” tuturnya.
Melalui arahan tersebut, Kodim 0820/Probolinggo diharapkan mampu mengoptimalkan peran Babinsa dalam menyampaikan informasi penerimaan prajurit secara transparan dan akuntabel. Dengan demikian, proses penjaringan calon prajurit dapat berjalan sesuai ketentuan serta menghasilkan personel yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
