Pemkot Probolinggo dan Kodim 0820 Percepat Operasional KKMP, 29 Gerai Ditargetkan Segera Berjalan

0
WhatsApp Image 2026-10-19 at 13_53_39 (1)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Sebanyak 29 gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Probolinggo ditargetkan segera beroperasi. Untuk mendukung percepatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo bersama Kodim 0820/Probolinggo dan sejumlah instansi terkait melakukan verifikasi dan validasi (verval) guna memastikan kesiapan koperasi sebelum melayani masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kodim 0820/Probolinggo, Senin (19/10/2026) pagi, melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, manajer koperasi, pengisi gerai KKMP hingga Petugas Monitoring (PMO).

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan bahwa verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan koperasi sebelum beroperasi.

Dari 12 data yang diperiksa, sebagian besar dinyatakan sesuai. Sementara itu, satu data yang masih belum lengkap akan segera ditindaklanjuti, bersama kelurahan lain yang telah siap menjalani tahapan berikutnya.

“Jadi, kalau verifikasi ini berjalan dengan lancar, operasional insyaallah bisa segera dilaksanakan,” terang Ina.

Selain kesiapan administrasi dan teknis, Ina juga menyoroti pentingnya uji publik untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap keberadaan KKMP di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, melalui uji publik, pemerintah dapat menghimpun tanggapan warga, termasuk mengetahui jumlah masyarakat yang mendukung maupun yang belum menyetujui keberadaan koperasi tersebut.

Penerimaan masyarakat dinilai menjadi salah satu aspek penting bagi keberlangsungan koperasi. Karena itu, pelaksanaan KKMP diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan warga.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi kebutuhan pokok, menjaga ketersediaan barang, serta mendukung keterjangkauan harga pangan di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo, Agus Efendi, menjelaskan bahwa sebanyak 29 gerai koperasi ditargetkan dapat segera beroperasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, proses persiapan masih menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya, pembangunan infrastruktur gedung yang belum sepenuhnya rampung serta pengiriman sarana dan prasarana dari pemerintah pusat yang dilakukan secara bertahap.

Kondisi tersebut membuat belum seluruh lokasi siap menjalani verifikasi lapangan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas instansi agar berbagai kekurangan dapat segera ditangani sesuai kebutuhan masing-masing gerai.

Tim gabungan dari sejumlah instansi pemerintah daerah bersama PMO Kementerian Koperasi terus melakukan pemantauan sekaligus menginventarisasi kendala teknis di lapangan.

Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait juga berupaya mempercepat penyelesaian tahapan yang diperlukan. Partisipasi aparatur sipil negara (ASN) sebagai anggota koperasi turut menjadi bagian dari upaya mendukung keberlangsungan program KKMP.

Setelah kegiatan di Aula Kodim 0820/Probolinggo, tim melanjutkan verifikasi dan validasi dengan mengunjungi sejumlah lokasi koperasi di tiga kecamatan.

Di Kecamatan Mayangan, peninjauan dilakukan di KKMP Sukabumi. Selanjutnya, di Kecamatan Kanigaran, tim mengunjungi KKMP Kebonsari Kulon, KKMP Sukoharjo, dan KKMP Kanigaran. Sementara di Kecamatan Kademangan, verifikasi dilakukan di KKMP Triwung Kidul.

Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan gerai, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang masih harus dipenuhi sebelum koperasi mulai beroperasi.

Melalui verifikasi dan validasi secara bertahap, Pemkot Probolinggo bersama Kodim 0820/Probolinggo dan instansi terkait berharap operasional KKMP dapat segera terealisasi.

Dengan target 29 gerai, program ini diharapkan mampu memperkuat peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok, serta memberikan manfaat nyata bagi warga di tingkat kelurahan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!