Koramil Pajarakan Dampingi Petani Tanam Padi, Kodim 0820 Probolinggo Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0
IMG-20261028-WA0014
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah Kabupaten Probolinggo. Melalui Koramil jajaran, Kodim 0820/Probolinggo aktif melakukan pendampingan dan pengawasan kegiatan pertanian guna mengoptimalkan hasil produksi serta mengantisipasi potensi darurat pangan nasional, Rabu (28/10/2026).

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan anggota Koramil 0820-15/Pajarakan, Sertu Fandy, dengan mendampingi proses penanaman padi di lahan pertanian milik Hafi (50), warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk memberikan dukungan kepada petani sejak tahap awal pengolahan lahan hingga proses penanaman dan perawatan tanaman. Dengan pengawasan secara berkelanjutan, diharapkan kegiatan pertanian dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.

Sertu Fandy mengatakan, proses pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman menjadi sejumlah faktor penting yang memengaruhi keberhasilan usaha pertanian. Karena itu, keterlibatan Babinsa di lapangan diharapkan dapat membantu petani dalam menjalankan kegiatan pertanian secara lebih terarah.

“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa memengaruhi hasil dari pertanian. Berangkat dari hal tersebut, maka kami melakukan pendampingan dan pengawasan mulai dari proses awal,” kata Sertu Fandy.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan nasional merupakan kondisi ketika seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Untuk mewujudkannya, diperlukan kerja sama berbagai pihak serta penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama kebutuhan pangan masyarakat.

Menurutnya, sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan antara lain pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem pengairan, serta pemeliharaan kebersihan saluran irigasi.

Selain itu, penguatan infrastruktur pertanian dan pengelolaan kebijakan pangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan.

Sertu Fandy menegaskan, ketahanan pangan memiliki arti strategis bagi Indonesia yang mempunyai jumlah penduduk besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh sebab itu, ketersediaan pangan harus diimbangi dengan stabilitas pasokan, kemudahan akses masyarakat, dan pemanfaatan pangan secara tepat.

Ia juga mengajak seluruh sumber daya di sektor pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, untuk bergerak bersama dalam meningkatkan produksi dan menjaga keberlanjutan pertanian nasional.

“Sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga para petani, harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan dalam peningkatan produksi, baik saat ini maupun yang akan datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sertu Fandy menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah mendorong pendekatan menyeluruh dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari penyiapan lahan, penyediaan sarana dan prasarana, proses produksi, hingga pengolahan hasil pertanian.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki serta meningkatkan kualitas hasil produksi.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkas Sertu Fandy.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!