Reses DPRD Kabupaten Probolinggo, Armo Eko Purwanto Serap Aspirasi Masyarakat, Dilanjutkan Musyawarah Ranting PKB Tongas – Lumbang
Probolinggo, Radarpatroli.com
Antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Masa Persidangan I Tahun 2026 yang dilaksanakan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daerah Pemilihan (Dapil) 6, Armo Eko Purwanto, S.Sos. Kehadiran masyarakat yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan pentingnya ruang dialog antara wakil rakyat dan warga dalam menyampaikan berbagai aspirasi serta kebutuhan pembangunan di daerah. Hari Rabu (28/10/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi salah satu momentum bagi Armo Eko Purwanto untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengarkan beragam persoalan yang berkembang di lingkungan warga. Melalui pertemuan tersebut, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan usulan, masukan, maupun harapan terkait program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo, khususnya daerah pemilihan yang diwakilinya.
Reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, yakni menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, berbagai aspirasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program pembangunan, penyusunan kebijakan daerah, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah sesuai kewenangan DPRD.

Antusiasme warga yang hadir juga menjadi gambaran bahwa komunikasi secara langsung dengan wakil rakyat masih menjadi salah satu sarana penting untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dirasakan masyarakat. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi dua arah agar aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui secara lebih jelas.

Dalam penyampaiannya, Armo Eko Purwanto, S.Sos., menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin kelembagaan, melainkan kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar secara langsung suara masyarakat. Menurutnya, masukan dari warga sangat diperlukan agar berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui dan menjadi bahan perjuangan melalui mekanisme yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat beragam, sehingga diperlukan komunikasi yang berkelanjutan untuk mengetahui persoalan yang harus mendapatkan perhatian. Aspirasi yang disampaikan warga, baik berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan sosial lainnya, perlu dicatat dan dikaji sesuai dengan skala prioritas serta kewenangan pemerintah daerah.
“Melalui reses ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga perlu disampaikan agar dapat menjadi bahan pembahasan dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada. Kami juga berharap masyarakat terus aktif menyampaikan masukan demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Armo menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan perencanaan dari pemerintah, tetapi juga masukan dari masyarakat yang merasakan secara langsung kondisi dan persoalan di lingkungan masing-masing.
Oleh karena itu, ia berharap forum reses dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara terbuka, sekaligus memberikan usulan yang konstruktif. Dengan adanya komunikasi tersebut, kebutuhan warga diharapkan dapat dipetakan secara lebih baik sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah program pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa setiap aspirasi yang masuk perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti sesuai prosedur, kemampuan anggaran, serta ketentuan yang berlaku. Tidak seluruh usulan dapat direalisasikan secara bersamaan, sehingga diperlukan proses pembahasan dan penentuan prioritas agar program yang direncanakan dapat berjalan secara efektif.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Melalui hubungan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat diharapkan dapat disampaikan secara tepat sehingga penanganannya bisa dibahas melalui jalur yang sesuai.

Armo pun mengajak masyarakat agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan di wilayah masing-masing. Ia berharap kegiatan reses dapat mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen untuk memperjuangkan aspirasi warga sesuai tugas dan tanggung jawab yang diemban.
Dengan demikian, kegiatan reses tidak berhenti pada penyampaian usulan semata, tetapi diharapkan menjadi bagian dari proses penyerapan aspirasi yang berkelanjutan. Berbagai masukan masyarakat akan menjadi bahan untuk dicermati, dipilah berdasarkan kebutuhan prioritas, serta diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan DPRD Kabupaten Probolinggo.

Usai melaksanakan kegiatan reses, agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Ranting (Musran) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Tongas -Lumbang Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Tongas, Armo Eko Purwanto, S.Sos., serta Iflah Mahindra Dian Pitaloka yang disebut sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari PKB untuk Pemilu 2029.
Musyawarah ranting menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi partai di tingkat bawah. Forum tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpengurus, membangun komunikasi internal, serta mendorong kesiapan organisasi dalam menjalankan kegiatan kepartaian di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Armo Eko Purwanto menyampaikan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan seluruh jajaran pengurus PKB, mulai dari tingkat DPAC hingga ranting. Menurutnya, kekuatan organisasi perlu dibangun melalui komunikasi yang baik, koordinasi berkelanjutan, serta keterlibatan kader dalam memahami berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan menjalankan tugas organisasi sesuai aturan partai. Dengan koordinasi yang terarah, struktur partai di tingkat bawah diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam menjalankan kegiatan organisasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Sementara itu, Iflah Mahindra Dian Pitaloka menyampaikan bahwa penguatan organisasi di tingkat ranting merupakan salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi partai dengan masyarakat. Ia berharap Musyawarah Ranting PKB Kecamatan Tongas dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkader, memperkuat koordinasi, serta mendorong kegiatan organisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penyerapan aspirasi masyarakat dan penguatan organisasi menjadi dua agenda yang berjalan beriringan. Aspirasi warga diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang sesuai, sementara konsolidasi organisasi menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan koordinasi di tingkat lokal.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
