PKDI Jawa Timur Kukuhkan Pengurus DPD, Enam Kepala Desa Asal Probolinggo Ambil Peran Strategis
Surabaya, Radarpatroli.com –
Dewan Pimpinan Daerah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPD PKDI) Jawa Timur kembali menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat peran kepala desa melalui kegiatan pengukuhan pengurus yang digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan, menjadi tonggak penting dalam mempererat soliditas organisasi PKDI di tingkat provinsi.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan tokoh penting PKDI, di antaranya Ketua PKDI Jawa Timur Dr. Syaifullah Mahdi, Sekretaris PKDI Murai Ahmad, Dewan Pembina PKDI Pusat Gus Muhammad Yusuf, Dewan Kehormatan PKDI Jatim. Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama seluruh anggota PKDI dari berbagai kabupaten se-Jawa Timur, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap jalannya kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak enam kepala desa dari Kabupaten Probolinggo resmi dikukuhkan sebagai bagian dari pengurus DPD PKDI Jawa Timur. Keenam kepala desa tersebut yakni Sanemo, SH (Kepala Desa Pesisir Kecamatan Gending), Hasan Basri (Kepala Desa Maron Kulon), Badrul Huda (Kepala Desa Pengalangan), Iqbal Ali Warsa (Kepala Desa Temenggungan), Sumartono (Kepala Desa Kedungdalem Dringu), serta Ahmad Esfandi (Kepala Desa Suko).
Pengukuhan ini tidak hanya menjadi seremoni formal, melainkan juga simbol amanah dan tanggung jawab besar yang diemban oleh para kepala desa dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat desa. Para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran organisasi secara aktif, profesional, serta menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Ketua PKDI Jawa Timur Dr. Syaifullah Mahdi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar kepala desa. Ia menyampaikan bahwa PKDI harus menjadi organisasi yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan yang terus berkembang.
“PKDI bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk menyatukan visi dan langkah para kepala desa dalam mendukung pembangunan nasional. Kita harus mampu menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program-program pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pembina PKDI Pusat Gus Muhammad Yusuf dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga komitmen organisasi untuk tetap berada pada jalur yang sejalan dengan pemerintah. Ia juga mengingatkan bahwa kepala desa memiliki peran vital sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“PKDI harus menjadi organisasi yang kuat, namun tetap santun dan patuh terhadap regulasi. Kepala desa adalah pemimpin yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga integritas dan loyalitas terhadap negara menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Probolinggo Mohammad Haris Sebagai Dewan Kehormatan PKDI menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya enam kepala desa dari wilayahnya sebagai pengurus DPD PKDI Jawa Timur. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan desa di Kabupaten Probolinggo.
“Kami berharap para kepala desa yang telah dikukuhkan ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan di desa masing-masing, serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan provinsi,” ungkapnya.

Dalam penyampaiannya, Kepala Desa Pesisir Kecamatan Gending, Sanemo, SH menegaskan komitmen seluruh anggota PKDI untuk tetap tegak lurus terhadap pemerintah dan mengawal berbagai program pembangunan.
“Sebagaimana arahan dari Dewan Pembina PKDI Pusat, kami akan tetap tegak lurus kepada pemerintah dan siap mengawal seluruh program-program pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa melalui wadah PKDI, para kepala desa dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Kegiatan pengukuhan ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi yang sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan, seperti penguatan ekonomi desa, peningkatan pelayanan publik, serta optimalisasi pemanfaatan dana desa secara transparan dan akuntabel.
Dengan dikukuhkannya pengurus baru ini, PKDI Jawa Timur diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
