Polsek Tongas Perkuat Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jelang Masa Panen di Tongas Wetan

0
IMG-20260621-WA0018
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polsek Tongas, Polres Probolinggo Kota melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaannya. Tidak hanya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian juga aktif hadir di sektor pertanian untuk memastikan proses budidaya hingga panen berjalan optimal. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan dan monitoring lahan pertanian di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (20/7/2026) sore.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pamatan dan Desa Tongas Wetan, Bripka Hendra P. Kehadiran petugas di tengah aktivitas pertanian menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.

Dalam kunjungan tersebut, petugas menyambangi lahan pertanian milik Kasan Nurhadi yang tergabung dalam Kelompok Tani Dewi Sri 1 di Dusun Krajan, Desa Tongas Wetan. Lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi itu saat ini ditanami padi dan telah memasuki masa panen pada pekan ini.

Selain melakukan pemantauan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan hasil pertanian sekaligus mendengar berbagai kendala yang berpotensi menghambat produktivitas lahan.

Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari program strategis nasional.

“Selain melakukan monitoring perkembangan lahan pertanian, anggota juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan,” kata Kumoro.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tanaman padi di lahan binaan tersebut terpantau baik dan proses panen berlangsung lancar tanpa ditemukan hambatan yang berarti.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau para petani agar aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menghadapi persoalan di bidang pertanian, termasuk gangguan hama tikus maupun kendala lainnya.

“Jika nantinya terdapat serangan hama tikus atau persoalan lain yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian, para petani dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk diteruskan kepada pihak terkait sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurut Kumoro, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan aparat kepolisian agar produktivitas pertanian dapat terus terjaga dan meningkat secara berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!