Bupati Haris Sidak Infrastruktur dan Pelayanan Publik, Pastikan Kondisi Riil di Lapangan

0
WhatsApp-Image-2026-06-24-at-21.20.33
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan melalui langkah turun langsung ke lapangan. Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Probolinggo, Rabu (24/6/2026), guna memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat berjalan sesuai harapan.

Kegiatan yang dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansi terkait tersebut bertujuan untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Haris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hengki Cahjo Saputra, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Agus Budianto, Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief serta sejumlah pejabat OPD lainnya.

Rangkaian monev diawali dengan peninjauan perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir. Selanjutnya rombongan melakukan pemantauan pelayanan publik di Kantor Kecamatan Besuk.

Tidak hanya itu, Bupati Haris juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Glagah Kecamatan Pakuniran dan Puskesmas Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan pembangunan TPT dan box culvert di Desa Sumbercenteng pada ruas jalan Glagah–Talkandang Kecamatan Paiton.

Menariknya, seluruh agenda pemantauan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor agar lebih leluasa menjangkau berbagai lokasi sekaligus melihat secara langsung kondisi jalan kabupaten yang menjadi perhatian masyarakat.

Bupati Haris menjelaskan bahwa kunjungan mendadak tersebut sengaja dilakukan tanpa pemberitahuan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan publik dan progres pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan.

“Memang sengaja tidak kami beritahukan terlebih dahulu kepada OPD terkait. Kami ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta kondisi pembangunan yang ada di lapangan,” kata Bupati Haris.

Menurutnya, penggunaan sepeda motor memberikan kemudahan dalam meninjau sejumlah titik yang sulit dijangkau kendaraan besar sekaligus memastikan hasil perbaikan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Tadi kami menggunakan motor untuk melihat langsung kondisi jalan kabupaten dan memastikan perbaikan yang sudah dilakukan. Melalui layanan Halo SAE yang diluncurkan bulan lalu, sudah ada ratusan laporan masyarakat yang telah ditindaklanjuti, khususnya terkait akses jalan,” jelasnya.

Selain mengecek infrastruktur, Bupati Haris juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan pegawai kecamatan maupun tenaga kesehatan di puskesmas. Dari hasil diskusi tersebut, pemerintah daerah memperoleh berbagai masukan mengenai kendala pelayanan yang masih dihadapi di tingkat bawah.

“Kami mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi pegawai kecamatan dan tenaga kesehatan. Dari hasil diskusi itu ditemukan beberapa hal yang kemungkinan bisa segera diperbaiki dan akan kami kaji lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Bupati Haris menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik harus berjalan beriringan. Oleh karena itu, evaluasi akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, mudah dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Masyarakat harus turut menjaga fasilitas negara agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Contohnya jembatan di Sumbercenteng yang memiliki batas kapasitas beban tertentu dan harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Haris mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan Halo SAE sebagai sarana menyampaikan aspirasi, pengaduan maupun masukan kepada pemerintah daerah. Dengan keterlibatan masyarakat, berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

“Kabupaten Probolinggo adalah milik kita bersama. Mari saling menjaga dan memanfaatkan layanan Halo SAE untuk menyampaikan pengaduan maupun masukan, sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang SAE, yakni Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing dapat tercapai,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!