Danramil Kanigaran Apresiasi Komitmen Kemenag Kota Probolinggo Bangun Zona Integritas Menuju WBK Dan WBBM

0
87e70924-1422-46b5-b586-55259fd52994
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik terus diperkuat. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Deklarasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo di Jalan Mastrip, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo, Kamis (23/7).

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Koramil (Danramil) 0820-01/Kanigaran Kapten Arh Ari Bonanto sebagai bentuk dukungan TNI terhadap upaya penguatan budaya integritas di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Kapten Arh Ari Bonanto menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kementerian Agama Kota Probolinggo dalam membangun Zona Integritas. Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi telah diwujudkan melalui berbagai inovasi pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih telah diberikan kehormatan untuk hadir pada kegiatan ini. Kami melihat seluruh fondasi pembangunan Zona Integritas sudah dipersiapkan dengan baik. Integritas harus dimulai dari pemahaman yang kuat tentang mana yang benar dan mana yang tidak. Nilai itulah yang harus terus kita bangun bersama,” ujar Kapten Ari Bonanto.

Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas juga sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan di Kota Probolinggo memiliki tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kebijakan yang berbasis data sehingga hasil pembangunan dapat diukur secara objektif.

“Karena itu, setiap kebijakan harus berbasis data agar capaian pembangunan dapat terukur dengan jelas,” katanya.

Lebih lanjut, Kapten arh Ari Bonanto menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Zona Integritas bertumpu pada dua aspek penting, yakni keberanian seluruh aparatur untuk menolak segala bentuk gratifikasi serta menghadirkan inovasi pelayanan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia berharap semangat membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani dapat terus diperkuat melalui sinergi seluruh elemen, sehingga predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dapat diraih sekaligus dipertahankan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!