Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan Perkuat Kapasitas Aparatur Melalui Bimtek PPRG

0
IMG-20260821-WA0010
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadirkan pembangunan yang setara dan berkeadilan terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi aparatur. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tahun Anggaran 2027 di Puri Manggala Bhakti, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 145 peserta yang terdiri atas tiga orang dari setiap perangkat daerah, termasuk kecamatan dan bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta satu orang dari setiap kelurahan. Para peserta merupakan aparatur yang belum pernah mengikuti bimbingan teknis PPRG.

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Kota Probolinggo Retno Febi menjelaskan, bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyusun analisis gender, khususnya melalui Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Action Budget (GAB).

“Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam penyusunan program dan kegiatan, khususnya dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran responsif gender untuk tahun anggaran 2027,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin yang diwakili Sekretaris Daerah Budiono Wirawan menekankan bahwa pembangunan daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa diskriminasi dalam akses maupun kontrol terhadap sumber daya pembangunan.

Menurutnya, perspektif gender harus menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan dan bukan sekadar pelengkap administrasi. Para perencana di setiap perangkat daerah juga didorong untuk tidak terpaku pada pola atau templat lama, melainkan terus berinovasi agar anggaran benar-benar diarahkan pada program prioritas yang inklusif.

Budiono juga mengingatkan aparatur agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan kecintaan terhadap pekerjaan. Profesionalisme, menurutnya, harus tumbuh dari kesadaran untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah, bukan semata-mata untuk mendapatkan penilaian dari pimpinan.

“Saya mengajak peserta bimtek untuk menyusun dokumen perencanaan berkualitas yang mampu menjadi panduan nyata bagi kemajuan Kota Probolinggo di masa depan. Ini sekaligus untuk menegaskan pentingnya kesetaraan dalam setiap aspek pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam proses penyusunan program, kegiatan, serta anggaran di masing-masing perangkat daerah dan kelurahan.

Bimtek PPRG kali ini menghadirkan fasilitator Pengarusutamaan Gender (PUG) dari Provinsi Jawa Timur, Sutiah, yang menyampaikan materi mengenai “Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan di Daerah.”

Melalui penguatan kapasitas aparatur tersebut, Pemkot Probolinggo berharap penerapan PPRG semakin optimal dan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, inklusif, serta memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!