Jelang Hari Jadi ke-667, Pemkot Probolinggo Kenang Jasa Para Pendahulu
Probolinggo, Radarpatroli.com
Estafet pembangunan Kota Probolinggo terus dijaga dengan mengenang jasa para pemimpin yang telah mengabdikan diri untuk daerah. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan ziarah makam yang dilakukan jajaran Pemerintah Kota Probolinggo sehari sebelum Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667, Kamis (3/9) pagi.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekda Budiono Wirawan bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo melakukan ziarah ke sejumlah makam para pemimpin Kota Probolinggo terdahulu.
Ziarah dilaksanakan secara terpisah. Wali Kota Aminuddin berziarah ke makam Raden Djojonegoro atau Kanjeng Djimat di Jalan dr Moch. Saleh, Kelurahan Sukabumi. Di kompleks tersebut terdapat makam Wali Kota Probolinggo ke-17, H. Soeprapto, yang menjabat pada periode 1993-1998, serta makam Koentjoro Soehadi, Wakil Wali Kota Probolinggo periode 2003-2008 yang meninggal dunia pada 2018.

Kegiatan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam perjalanan pembangunan Kota Probolinggo.
Aminuddin mengatakan, ziarah makam para pemimpin terdahulu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Jadi Kota Probolinggo. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan atas pengabdian para wali kota dan wakil wali kota sebelumnya.
“Ini salah satu kegiatan rutin tahunan dalam rangka hari ulang tahun Kota Probolinggo. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo yang jatuh pada 4 September ini kita awali dengan kegiatan ziarah kepada para sesepuh, para pendahulu, baik wali kota maupun wakil wali kota,” ujar Aminuddin.

Menurutnya, ziarah tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan Kota Probolinggo merupakan proses panjang yang melibatkan kontribusi dari setiap kepemimpinan.
“Kita memberikan penghormatan atas jasa-jasa beliau selama menjabat dan tentu dalam rangka membangun Kota Probolinggo,” tuturnya.
Aminuddin menegaskan, pembangunan Kota Probolinggo harus dilakukan secara berkesinambungan. Setiap kepemimpinan memiliki peran dalam meletakkan dasar pembangunan yang kemudian dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.
“Pembangunan Probolinggo ini harus terus kita lanjutkan. Jadi apa yang tidak dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kita, kita teruskan lagi sehingga betul-betul nanti tahapan-tahapan atau milestone pembangunan ini berlanjut dan berlangsung,” tegasnya.
Ia berharap kesinambungan pembangunan tersebut mampu membawa masyarakat Kota Probolinggo menuju kehidupan yang semakin sejahtera, berkeadilan dan makmur.
“Sehingga menuju Kota Probolinggo yang adil dan makmur,” pungkasnya.
Rangkaian penghormatan kepada para pendahulu juga dilakukan di makam almarhum HM Buchori, Wali Kota Probolinggo yang menjabat selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Almarhum dimakamkan di Makam Muslim Brantas, Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.
Dalam ziarah tersebut turut hadir Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari yang merupakan anak kedua almarhum HM Buchori. Kegiatan diisi dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin Rais Syuriah PCNU Kota Probolinggo KH Abdul Wahid.
Sementara itu, Sekda Budiono Wirawan bersama sejumlah kepala perangkat daerah berziarah ke makam umum Cangkring, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Di tempat tersebut dimakamkan Mochammad Soufis Subri, Wakil Wali Kota Probolinggo periode 2019-2024.
Rangkaian ziarah tersebut menjadi bagian dari refleksi Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667 sekaligus pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita dan pembangunan yang telah dirintis para pendahulu.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
