Wujudkan Desa Tangguh Bencana , Koramil Kraksaan Ambil Bagian Dalam Proses Dan Pembentukannya

0
IMG-20260913-WA0005
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Koramil 0820-12/ Kraksaan ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) bersama BPBD Kabupaten Probolinggo di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (13/9)

Batituud Koramil 0820-12/ Kraksaan Pelda Gangsar Setyo Nugroho menyampaikan pelatihan Desa Tangguh Bencana bertujuan meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Pembentukan Destana merupakan langkah strategis untuk membangun budaya sadar bencana yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi aktif dari pemerintah desa, relawan, tenaga kesehatan, TNI-Polri, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan,” kata Pelda Gangsar Setyo Nugroho.

Menurut Pelda Gangsar Setyo Nugroho, pembentukan Desa Tangguh Bencana ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang siap menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami potensi risiko di wilayahnya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melakukan upaya pencegahan, kesiapsiagaan hingga penanganan awal ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Pelda Gangsar Setyo Nugroho mengungkapkan, selama pelaksanaan kegiatan peserta menyusun berbagai indikator Destana yang meliputi kajian risiko bencana, rencana penanggulangan bencana, rencana aksi komunitas, SOP peringatan dini, SOP evakuasi, rencana kontingensi hingga pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat desa.

“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis Masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Pelda Gangsar Setyo Nugroho menegaskan, upaya pelestarian lingkungan menjadi salah satu aspek penting dalam mengurangi risiko bencana di kawasan rawan.

Kami berharap setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dan Kelurahan Semampir benar-benar memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam menghadapi bencana.

“Semangat gotong royong, kolaborasi dan kesiapsiagaan yang dibangun melalui Destana diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Probolinggo dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh dan mandiri menghadapi bencana,” jelasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!