Fraksi PKB Hj Nurhudana Dorong Peningkatan Insentif Guru TPQ dan Dukungan Bosda Madrasah dalam APBD 2027
Probolinggo, Radarpatroli.com
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Probolinggo memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Pembahasan Raperda APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2027, Senin (5/10/2026).

Dalam penyampaian pandangan umum Fraksi PKB, anggota Fraksi PKB DPRD Kota Probolinggo, Hj. Nurhudana, S.H.I., menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian yang lebih serius terhadap peningkatan kesejahteraan para guru TPQ dan Madrasah yang selama ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, Fraksi PKB meminta agar pemerintah daerah dapat meningkatkan insentif bagi guru TPQ secara layak dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus dukungan terhadap para pendidik keagamaan yang turut berkontribusi dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat.
“Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menekankan agar pemerintah memberikan perhatian yang sangat serius untuk peningkatan kesejahteraan guru TPQ. Kami meminta agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih melalui peningkatan insentif yang layak dan berkelanjutan,” ujar Hj. Nurhudana.

Selain kesejahteraan guru TPQ, Fraksi PKB juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan pendidikan di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang dinilai perlu diperkuat untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
Hj. Nurhudana menyebut, dukungan tersebut tidak hanya ditujukan kepada madrasah, tetapi juga lembaga pendidikan keagamaan lainnya, termasuk pesantren, mushola maupun yayasan keagamaan yang selama ini turut berperan dalam mencerdaskan masyarakat.
Fraksi PKB berharap kebijakan peningkatan insentif guru TPQ dan penguatan dukungan terhadap madrasah tersebut dapat diakomodasi dalam APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2027.
“Ini harus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus meringankan beban masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fraksi PKB meminta penjelasan secara konkret mengenai rencana peningkatan insentif bagi guru TPQ serta alokasi anggaran untuk madrasah dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Menurut Hj. Nurhudana, kepastian alokasi anggaran tersebut sangat penting agar para guru madrasah, baik guru TPQ maupun Madrasah Diniyah (Madin), memiliki harapan dan kepastian terhadap perhatian pemerintah daerah.
“Kami berharap para guru madrasah, baik TPQ maupun Madin, memiliki harapan yang baik. Kami juga berharap ada keseriusan dari pemerintah untuk dapat mengalokasikan anggaran tersebut dalam APBD Tahun Anggaran 2027,” pungkasnya.
Fraksi PKB menilai, perhatian terhadap guru TPQ, Madin dan lembaga pendidikan keagamaan bukan hanya berkaitan dengan persoalan kesejahteraan, tetapi juga merupakan bagian dari investasi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan memiliki landasan keagamaan yang kuat.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
