Bupati Haris Tegaskan Komitmen Layanan Ramah Disabilitas Pada Hari Disabilitas Internasional

0
IMG-20251218-WA0009
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (KKG PK-PLK) Kabupaten Probolinggo menggelar jalan sehat inklusif yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini mengambil start dan finish di Alun-alun Kota Kraksaan, Rabu (17/12/2025), sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan insan pendidikan dalam membangun masyarakat yang inklusif, berkeadilan, serta menghargai keberagaman.

Mengusung tema “Membina Masyarakat Inklusif Disabilitas Untuk Memajukan Kemajuan Sosial”, kegiatan jalan sehat diikuti sekitar 100 peserta didik penyandang disabilitas beserta dewan guru dari lima Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Probolinggo. Kelima SLB tersebut antara lain SLB ABCD Raudlatul Jannah, SLB Dharma Asih Kraksaan, SLB Negeri Gending, SLB Negeri Kraksaan, dan SLB Mambaul Ulum Paiton. Kehadiran para peserta didik ini menciptakan suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan di ruang publik.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi, Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hary Tjahjono, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Agus Budianto, serta Camat Kraksaan Puja Kurniawan. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Dalam suasana yang sarat nilai kemanusiaan, Bupati Probolinggo tampak berbaur langsung dengan anak-anak penyandang disabilitas. Dengan penuh ketulusan, Bupati Haris menyuapi beberapa peserta anak disabilitas serta membagikan makanan ringan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. Momen tersebut menjadi simbol kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Pelepasan peserta jalan sehat ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan burung merpati, yang melambangkan harapan akan kebebasan, kesetaraan, serta masa depan yang lebih baik bagi penyandang disabilitas. Usai pelepasan, Bupati Haris bersama rombongan turut berjalan bersama peserta menyusuri rute jalan sehat yang telah ditentukan.

Rute jalan sehat dimulai dari depan SLB Dharma Asih Kraksaan, bergerak ke arah barat melewati SMKN 1 Kraksaan, kemudian berbelok ke timur melalui depan Gedung Islamic Center Kraksaan, berlanjut ke arah selatan melewati Kantor PLN Kraksaan, hingga kembali ke titik finish di depan SLB Dharma Asih Kraksaan. Sepanjang rute, masyarakat yang menyaksikan kegiatan ini tampak antusias dan memberikan dukungan moral kepada para peserta.

Setibanya di garis akhir, seluruh peserta mengikuti senam bersama Anak Indonesia Hebat dan Tabolabale, yang menambah keceriaan dan semangat kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bekal bersama, pembagian kupon, serta doorprize, sehingga suasana semakin meriah dan penuh kegembiraan.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk meneguhkan nilai kesetaraan, penghormatan, dan keadilan bagi penyandang disabilitas.

“Hari ini kita tidak hanya berjalan sehat, tetapi berjalan bersama dalam kesetaraan. Hari Disabilitas Internasional mengingatkan kita bahwa setiap manusia itu istimewa dan perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk saling melengkapi,” ungkap Bupati.

Bupati Haris juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk memastikan seluruh fasilitas dan pelayanan publik ramah disabilitas, mulai dari sarana pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik lainnya.

“Saya minta semua layanan publik, rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum benar-benar ramah disabilitas. Trotoar, pelayanan kesehatan, serta layanan publik lainnya harus menunjukkan keberpihakan kepada teman-teman disabilitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Haris menyampaikan bahwa penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan yang sama, termasuk dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan penghidupan yang layak. Ia juga menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk perundungan.

“Saya tidak akan mentolerir bullying, khususnya terhadap anak-anak disabilitas. Menghargai sesama adalah bentuk syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KKG PK-PLK Kabupaten Probolinggo, Ike Liskarwati, menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat inklusif ini merupakan bagian penting dari upaya membangun kesadaran publik tentang pentingnya inklusivitas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa anak-anak disabilitas memiliki potensi, kemampuan, dan kesempatan yang sama untuk berprestasi. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan agar mereka tumbuh percaya diri dan mandiri,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kabupaten Probolinggo terhadap pentingnya lingkungan yang inklusif dan ramah disabilitas semakin meningkat, sehingga penyandang disabilitas dapat diterima sepenuhnya sebagai bagian yang setara dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!