120 Pemancing Adu Hoki Di Kolam DKPPP Kota Probolinggo
Probolinggo, Radarpatroli
Antusiasme para pemancing tampak sejak pagi hari di Kolam Pancing DKPPP Kota Probolinggo, Minggu (28/12). Deretan joran memenuhi area kolam tambak milik pemerintah daerah tersebut, menandai digelarnya lomba mancing yang diikuti 120 peserta dari berbagai daerah. Tidak hanya berasal dari wilayah Probolinggo, para peserta juga datang dari luar kota seperti Bandung, Surabaya, Malang, Jember, Lumajang, hingga daerah lainnya, sehingga menciptakan suasana kompetisi yang meriah sekaligus ajang silaturahmi antar komunitas pemancing.

Lomba mancing ini diselenggarakan di kolam pancing tambak Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo yang berlokasi di Jalan Gajah Mada Lingkar Utara, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung selama kurang lebih lima jam, hingga pukul 15.00 WIB. Sejak peluit tanda dimulainya lomba dibunyikan, para peserta tampak fokus dan sabar menunggu tarikan ikan dengan strategi serta umpan andalan masing-masing.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Sebelum perlombaan dimulai, ia secara simbolis melepas ikan bandeng maskot seberat 3 kilogram ke dalam kolam pancing, yang langsung disambut antusias para peserta. Dalam sambutannya, dr. Aminuddin menyampaikan bahwa lomba mancing ini merupakan ide dari DKPPP sebagai upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah berupa lahan tambak yang selama ini belum digunakan secara maksimal.
“Ini adalah upaya memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat luar biasa. Ternyata peminat mancing sangat banyak, bahkan pesertanya datang dari berbagai daerah,” ujar dr. Aminuddin. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Probolinggo.
Lebih lanjut, dr. Aminuddin menilai bahwa lomba mancing memiliki prospek ekonomi yang cukup menjanjikan dan berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. “Kalau ini bisa rutin dilaksanakan, misalnya dua minggu sekali, potensinya cukup besar. Ke depan tentu perlu pengelolaan yang lebih baik agar bisa berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas,” jelasnya.
Salah satu peserta, Ciptadi Jwantoko (52) asal Jatiroto, Lumajang, berhasil mencuri perhatian setelah mendapatkan ikan bandeng maskot seberat 3 kilogram pada pukul 11.14 WIB dengan nomor maskot 8. Ia mengaku mengikuti lomba ini sebagai sarana rekreasi setelah masa giling di tempat kerjanya selesai. “Motivasinya untuk refresh saja, biar nanti mulai kerja lagi bulan Januari bisa on the track,” tuturnya.
Ciptadi yang dikenal hobi memancing di Sungai Bondoyudo, Lumajang, mengungkapkan bahwa ia menggunakan umpan racikan sendiri berupa otok-otok atau konsentrat pakan ikan yang dicampur dengan telur dan lelet. Racikan tersebut terbukti efektif menarik perhatian ikan bandeng. Ia pun berharap kegiatan lomba mancing seperti ini dapat digelar secara rutin dengan konsep yang semakin baik.
“Kalau bisa rutin, mungkin tiket dan hadiahnya bisa disesuaikan supaya lebih merakyat dan bisa menjangkau lebih banyak pemancing,” tambahnya. Informasi mengenai lomba ini, kata Ciptadi, ia peroleh dari media sosial dan komunitas pemancing di daerah Jatiroto. Dari wilayah tersebut, tercatat ada empat peserta* yang ikut ambil bagian dalam lomba.
Dalam lomba ini, panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp 250 ribu per peserta dengan total hadiah mencapai Rp 15 juta. Rinciannya, Juara I memperoleh Rp 7 juta, Juara II Rp 3 juta, Juara III Rp 2 juta, Juara IV Rp 1 juta, Juara V Rp 750 ribu, serta Juara VI hingga X masing-masing mendapatkan Rp 250 ribu. Sementara itu, ikan bandeng maskot terberat yang tercatat dalam lomba ini mencapai 8 kilogram, menjadi incaran utama para peserta.
Hingga pukul 11.29 WIB, kembali tercatat ikan bandeng maskot seberat 3 kilogram dengan nomor 133 berhasil diangkat oleh peserta lainnya, menambah semarak suasana lomba. Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekda Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, Asisten Administrasi Umum Agus Efendi, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif tersebut.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, lomba mancing di Kolam Pancing DKPPP Kota Probolinggo ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin, sekaligus sarana rekreasi, pengembangan ekonomi kreatif, serta promosi potensi perikanan dan aset daerah Kota Probolinggo.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
