AKP Rini Ifo Nila Resmi Jabat Kasatres PPA-PPO, Polres Probolinggo Kota
Probolinggo, Radarpatroli
Sebagai tindak lanjut kebijakan strategis Polri dalam memperkuat perlindungan kelompok rentan, Polres Probolinggo Kota resmi melaksanakan upacara pelantikan Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO), Senin (26/01/2026).

Upacara pelantikan yang berlangsung di lapangan apel Polres Probolinggo Kota tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K. Kegiatan diikuti oleh pejabat utama, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polres Probolinggo Kota. Dalam kesempatan tersebut, AKP Rini Ifo Nila, S.E., resmi dilantik dan mengemban amanah sebagai Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota.
Pelantikan ini merupakan implementasi dari Keputusan Kapolri Nomor KEP/1707/XI/2025 tanggal 12 November 2025 tentang pembentukan struktur organisasi Direktorat dan Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang di jajaran Polda dan Polres terpilih di Indonesia. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kompleksitas kejahatan yang menyasar perempuan dan anak, serta masih adanya praktik perdagangan orang yang membutuhkan penanganan khusus, profesional, dan berperspektif korban.
Dalam amanatnya, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menegaskan bahwa pembentukan Satres PPA-PPO merupakan langkah strategis Polri untuk memperkuat penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan aspek perlindungan, pendampingan, dan pemulihan korban.
“Pembentukan Satres PPA dan PPO ini adalah wujud komitmen Polri untuk menghadirkan penegakan hukum yang lebih humanis, responsif, dan berkeadilan, khususnya bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya. Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan empati dan kepentingan terbaik bagi korban,” ujar AKBP Rico Yumasri.

Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat kepada AKP Rini Ifo Nila, S.E., serta menaruh kepercayaan penuh agar pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan penuh dedikasi, integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan keadilan. Ia berharap Kasatres PPA-PPO dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Lebih lanjut, AKBP Rico Yumasri menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Satres PPA-PPO, termasuk penguasaan regulasi, teknik penyidikan yang berperspektif gender dan anak, serta kemampuan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga perlindungan perempuan dan anak, tenaga kesehatan, psikolog, hingga organisasi masyarakat sipil.
Polres Probolinggo Kota sendiri menjadi salah satu Polres yang ditunjuk sebagai pelaksana awal pembentukan Satres PPA-PPO. Penunjukan ini menempatkan Polres Probolinggo Kota sejajar dengan sejumlah Polres dan Polresta lain di Indonesia, di antaranya Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Malang, Polres Batu, serta jajaran Polres di wilayah Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, hingga Sumatera Utara.
Sementara itu, di tingkat Polda, Direktorat Reserse PPA-PPO juga telah resmi dibentuk di berbagai wilayah, termasuk Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Sumatera Selatan, hingga Polda Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara. Pembentukan struktur ini diharapkan mampu menciptakan sistem penanganan perkara yang lebih terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah.
Dengan dibentuknya Satres PPA-PPO, Kapolres berharap Polres Probolinggo Kota dapat semakin optimal dalam memberikan perlindungan hukum, rasa aman, serta keadilan bagi masyarakat, khususnya korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia juga mendorong jajaran untuk terus melakukan inovasi pelayanan publik yang memudahkan akses masyarakat dalam melaporkan setiap bentuk tindak kekerasan dan perdagangan orang.
“Lakukan inovasi pelayanan, respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat, serta bangun sinergi lintas sektoral dengan instansi terkait dan elemen masyarakat. Keberhasilan Satres PPA-PPO tidak hanya diukur dari jumlah perkara yang ditangani, tetapi juga dari kualitas perlindungan dan pemulihan korban,” pesannya.
Selama pelaksanaan upacara pelantikan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Kapolres Probolinggo Kota, pejabat utama, serta seluruh personel Polres Probolinggo Kota sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo Kota
