Pemkot Probolinggo Dorong Pertanian Modern Melalui Pelatihan Cabai Tumpangsari Dan Bantuan Traktor

0
WhatsApp Image 2026-01-26 at 10_12_11 (1)(2)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Upaya mendorong pertanian yang lebih modern dan berdaya saing terus dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP), pemerintah daerah menggelar Pelatihan Budidaya Cabai Rawit Sistem Tumpangsari yang dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan traktor roda empat kepada enam kelompok tani, Senin (26/1) pagi, di Aula Kantor DKPPP Kota Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang memberikan arahan dan motivasi kepada para petani. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa bahagia dan optimisme atas meningkatnya perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian di Kota Probolinggo, khususnya di tahun 2026.

“Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi petani. Selama ini kita rasakan perhatian terhadap bantuan alat dan mesin pertanian masih kurang, dan sekarang mulai diperbaiki. Banyak program dari pemerintah pusat yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di Kota Probolinggo,” ungkap dr. Aminuddin.

Wali Kota juga menyampaikan visi pembangunan pertanian ke depan, salah satunya menjadikan Kota Probolinggo sebagai sentra produksi komoditas tertentu. Selain sektor pertanian, pengembangan sektor peternakan burung puyuh juga menjadi salah satu fokus yang ditargetkan dapat terwujud hingga tahun 2029.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriwati, menjelaskan bahwa pelatihan budidaya cabai rawit kali ini mengusung pendekatan baru dengan menerapkan sistem tumpangsari cabai dan jagung yang dipadukan dengan teknologi irigasi tetes.

“Kalau menanam, saya kira semua petani sudah bisa. Tetapi yang baru dalam pelatihan ini adalah penerapan teknologi irigasi tetes dalam sistem tumpangsari. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan penyerapan nutrisi tanaman,” jelasnya.

Menurut Fitriwati, pelatihan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani agar mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih modern dan produktif. Hal ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga menjaga ketahanan pangan daerah, mengingat cabai merupakan salah satu komoditas utama penyumbang inflasi.

Selain pelatihan, DKPPP Kota Probolinggo juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat kepada enam kelompok tani. Bantuan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses olah tanah dan tanam, meningkatkan indeks pertanaman, serta menekan biaya produksi petani.

“Traktor ini nilainya cukup mahal dan hanya enam kelompok tani se-Kota Probolinggo yang mendapatkan. Oleh karena itu, sebelum penyerahan kami sudah menyiapkan perjanjian dan pakta integritas agar pemanfaatannya benar-benar optimal dan bertanggung jawab,” tegas Fitriwati.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pihak penyedia traktor turut dihadirkan untuk memberikan pelatihan teknis operasional kepada para petani. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung penggunaan traktor roda empat di area belakang Kantor DKPPP Kota Probolinggo.

Pelatihan budidaya cabai rawit ini diikuti oleh 20 orang petani yang seluruhnya akan menerima bantuan stimulan berupa bibit cabai dan pupuk non-subsidi. Diharapkan, ilmu dan dukungan sarana yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan cabai di pasaran.

Salah satu penerima bantuan, Achmad, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Probolinggo kepada para petani.

“Bantuan traktor roda empat ini sangat membantu mempercepat pengolahan lahan. Kami berharap dengan fasilitas ini hasil pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!