Pj Kepala Desa Boto Sambut Hangat 300 Mahasiswa KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta

0
Pj Kepala Desa Boto Sambut Hangat 300 Mahasiswa KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Pj Kepala Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Matraji, secara resmi mengucapkan selamat datang kepada ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta. Kegiatan penerimaan tersebut berlangsung di Kantor Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (02/02/2026).

Sebanyak kurang lebih 300 mahasiswa KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan dan Studi Pengembangan Wawasan Tahun 2026. Para mahasiswa tersebut dijadwalkan tinggal dan berbaur langsung bersama masyarakat Desa Boto selama empat hari, dengan sistem penempatan di setiap dusun yang ada di wilayah Desa Boto, Kecamatan Lumbang.

Kegiatan penyambutan ini dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa Boto Matraji, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lumbang, Camat Lumbang Budi Utomo, S.Sos., M.M., Danramil 0820-09/Lumbang Yang Diwakili oleh Babinsa Desa Boto, Kapolsek Lumbang AKP Yuliyana, S.H., Ketua Program Studi PGSD FKIP UHAMKA Jakarta Dr. Mimin Minawati, S.E., M.Pd., Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Heru Sabar Miarso, S.Sos., serta pihak pendukung kegiatan KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta dan perwakilan dari Kartika Tour Bali. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ibu-ibu yang nantinya akan menjadi orang tua asuh bagi para mahasiswa KKN.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat, yang diikuti oleh seluruh peserta dan undangan. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian kreasi khas Desa Boto bertajuk “Tarian Taninah Reng Betah”, yang dibawakan oleh putri-putri desa sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan selamat datang kepada para mahasiswa KKN dari Jakarta.

Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Boto Matraji menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kembali terpilihnya Desa Boto sebagai lokasi pelaksanaan KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta. Ia membuka sambutannya dengan pantun dan salam hangat, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak kampus.

“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami atas nama Pemerintah Desa Boto mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta. Ini merupakan kebanggaan bagi kami karena Desa Boto kembali dipercaya untuk menerima kegiatan KKN,” ujar Matraji.

Ia menjelaskan bahwa selama empat hari ke depan, para mahasiswa akan tinggal di setiap dusun di Desa Boto dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, keterbatasan waktu tersebut diharapkan tetap dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk berbagi ilmu, pengalaman, serta memberikan edukasi, khususnya kepada anak-anak sekolah dasar, madrasah, dan pondok-pondok yang ada di desa.

“Harapan kami, adik-adik mahasiswa dapat memberikan ilmu yang bermanfaat dan barokah kepada masyarakat Desa Boto. Terutama kepada anak-anak kami di SD, MI, dan pondok pesantren. Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah,” tuturnya.

Matraji juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat keterbatasan fasilitas, tempat tinggal, maupun pelayanan yang dirasa kurang berkenan. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut mencerminkan keadaan Desa Boto yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

“Kami mohon maaf apabila nanti tempat tinggal atau fasilitas yang ada tidak sesuai dengan keinginan adik-adik. Inilah kondisi Desa Boto apa adanya. Kami berharap masukan dan evaluasi dari adik-adik mahasiswa agar desa kami ke depan bisa menjadi lebih baik,” tambahnya.

Tak lupa, Matraji juga menitipkan para mahasiswa kepada ibu-ibu dan masyarakat Desa Boto yang akan menjadi orang tua asuh selama kegiatan KKN berlangsung. Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan pelayanan, perhatian, dan kebersamaan layaknya keluarga sendiri.

Sementara itu, Camat Lumbang Budi Utomo, S.Sos., M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT serta menjaga nama baik diri pribadi maupun almamater selama berada di Desa Boto. Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati adat istiadat dan budaya lokal setempat.

“Jagalah nama baik almamater, hormati budaya dan kebiasaan masyarakat Desa Boto. Mudah-mudahan kegiatan KKN ini berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Camat Lumbang.

Ia juga menyampaikan bahwa Kecamatan Lumbang memiliki potensi wisata alam yang dapat dikunjungi mahasiswa di sela-sela kegiatan, salah satunya Air Terjun Madakaripura, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan etika.

Kapolsek Lumbang AKP Yuliyana, S.H., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta kedisiplinan selama berada di desa. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan pedesaan yang berbeda dengan kehidupan di perkotaan.

“Jaga keamanan diri, patuhi aturan desa, dan jangan ragu berkoordinasi dengan aparat setempat. Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berkolaborasi dengan masyarakat serta menjadi contoh yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD FKIP UHAMKA Jakarta, Dr. Mimin Minawati, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan KKN merupakan bagian dari mata kuliah yang wajib diikuti mahasiswa sebagai bentuk implementasi ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan. Ia menjelaskan bahwa ratusan mahasiswa tersebut dibagi ke dalam beberapa kelompok dan akan melaksanakan berbagai program pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.

“Tujuan utama kami adalah belajar bersama masyarakat dan mengimplementasikan ilmu pendidikan yang telah didapatkan. Kami berharap masyarakat Desa Boto dapat menerima adik-adik mahasiswa seperti keluarga sendiri,” tuturnya.

Dengan terlaksananya kegiatan penerimaan ini, diharapkan pelaksanaan KKN PGSD FKIP UHAMKA Jakarta Tahun 2026 di Desa Boto dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan serta wawasan masyarakat setempat.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!