Evaluasi Kinerja RSUD dr. Mohamad Saleh, Wali Kota Dorong Pengawasan Real Time

0
WhatsApp Image 2026-02-09 at 15_07_17
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli

Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Probolinggo terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin saat menghadiri kegiatan evaluasi dan laporan kinerja RSUD dr. Mohamad Saleh, rumah sakit pelat merah milik Pemkot Probolinggo, yang digelar pada Senin (9/2/2026) di Ballroom Bromo Park Hotel.

Kegiatan ini diikuti sekitar 85 peserta, terdiri dari Asisten Pemerintahan Budiono Wirawan, dewan pengawas, manajemen rumah sakit, tenaga medis, Satuan Pengawas Internal (SPI), perwakilan manajemen, ketua komite, MPP, PPI, kepala instalasi, serta unit-unit di lingkungan RSUD setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Aminuddin menekankan bahwa RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus dikelola secara lebih efektif, efisien, dan profesional. Ia menyoroti beberapa aspek yang harus menjadi perhatian utama, khususnya dalam pengawasan pelayanan, respons Unit Gawat Darurat (UGD), pengelolaan sumber daya manusia (SDM), serta pengendalian klaim BPJS.

“Ke depan kita tidak lagi evaluasi setiap bulan, tapi setiap hari harus real time,” tegas wali kota.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo mendorong penerapan sistem dashboard monitoring yang memungkinkan pengawasan pelayanan dilakukan dari jam ke jam.

Sistem ini diharapkan mampu memantau berbagai indikator layanan, mulai dari respons UGD, alur rawat inap, penggunaan obat, hingga ketepatan waktu kepulangan pasien.

Wali kota juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) agar setiap layanan yang diberikan memiliki potensi klaim sejak awal penanganan pasien, sehingga dapat meminimalisir kendala administrasi BPJS.

Langkah ini dinilai penting dalam meningkatkan mutu pelayanan sekaligus menjaga keberlanjutan manajemen keuangan rumah sakit.

Di sisi lain, Wali Kota dr. Aminuddin menyatakan optimisme bahwa RSUD dr. Mohamad Saleh memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama Spesialis.

Jika hal tersebut terwujud, akan berdampak signifikan pada peningkatan fasilitas, peralatan medis, serta layanan kesehatan tersier yang lebih lengkap bagi masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya.

“Saya sangat optimis. Potensi RSUD ini besar sekali kalau dikelola dengan sistem yang benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh, dr. N.H. Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk menyampaikan capaian indikator kinerja utama rumah sakit, mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan, mengidentifikasi kendala dan risiko yang dihadapi, serta memperoleh arahan dan masukan sebagai bahan perbaikan kinerja dan penyusunan rencana kerja tahun 2026.

Menurutnya, evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola rumah sakit yang lebih baik dan berorientasi pada peningkatan pelayanan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pengawas RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, drg. Syaf Satriwarman, Sp.Pros, menilai bahwa penguatan tata kelola rumah sakit merupakan hal krusial untuk memastikan akuntabilitas dan profesionalisme layanan kesehatan.

“Insyaallah, RSUD dr. Mohamad Saleh memiliki peluang besar menjadi rumah sakit pendidikan penyelenggara utama spesialis,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan kinerja RSUD dr. Mohamad Saleh tahun 2025, yang meliputi laporan kinerja Instalasi Bedah Sentral (IBS), Instalasi Rawat Inap (Irna), Instalasi Rawat Jalan (Irja), serta Instalasi Farmasi.

Melalui evaluasi dan pembenahan yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Probolinggo berharap RSUD dr. Mohamad Saleh dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjadi rumah sakit rujukan unggulan bagi masyarakat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!