Rapat Kerja LBH JakPro Ngesti Wibawa Tegaskan Komitmen Profesionalisme Dan Perluasan Akses Keadilan
Probolinggo, Radarpatroli
Upaya memperkuat layanan bantuan hukum yang profesional dan berintegritas terus dilakukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) JakPro Ngesti Wibawa (Jiwa). Melalui rapat kerja yang digelar pada 15 Februari 2026, lembaga ini menegaskan komitmennya untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat sekaligus memperkokoh peran advokasi hukum yang bermartabat.
Agenda rapat kerja ini dipandang bukan sekadar rutinitas organisasi tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan respons lembaga terhadap kebutuhan hukum masyarakat, khususnya di Kabupaten Probolinggo.
Direktur LBH Jiwa, Abdur Rohim, menyampaikan bahwa raker tahun ini difokuskan pada penyusunan program kerja strategis agar lembaga semakin siap menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks.
“Raker ini dirancang agar LBH Jiwa tampil profesional, berwibawa, namun tetap memiliki semangat pengabdian hukum yang kuat. Fokus utamanya adalah penegakan keadilan dengan visi strategis yang nyata,” ujarnya.
Menurut Abdur Rohim, profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan fungsi bantuan hukum. LBH Jiwa berupaya memastikan bahwa setiap warga negara dapat memperoleh hak hukumnya secara utuh tanpa diskriminasi, terutama bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses pendampingan hukum.
Selain itu, modernisasi layanan hukum menjadi salah satu prioritas lembaga ke depan. Upaya tersebut meliputi penguatan transparansi, inovasi pelayanan, serta perluasan akses bantuan hukum baik di sektor pemerintahan maupun swasta.
Abdur Rohim juga menjelaskan bahwa LBH Jiwa telah membentuk struktur internal yang lebih solid, termasuk memperkuat jaringan paralegal sebagai bagian dari strategi pelayanan hukum yang lebih efektif.
“Secara struktural sudah terbentuk tim internal dan paralegal. Ini penting agar manajemen perkantoran, penanganan perkara, serta komunikasi publik berjalan profesional dan berdampak sosial nyata,” katanya.
Sementara itu, Ketua LSM Jaringan Aktivis Probolinggo (JakPro), Badrus Seman, menilai rapat kerja LBH Jiwa merupakan langkah penting dalam memperkuat advokasi hukum di daerah.
“Raker ini menjadi momentum memperkuat komitmen penegakan hukum yang berintegritas. Kami berharap LBH Jiwa benar-benar hadir membela hak konstitusional masyarakat tanpa pandang latar belakang sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga bantuan hukum, organisasi masyarakat sipil, serta para pemangku kepentingan agar pelayanan hukum semakin efektif dan menjangkau lebih luas.
Dengan penguatan internal dan penyusunan program kerja baru, LBH Jiwa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum yang adil di Kabupaten Probolinggo, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bantuan hukum yang profesional dan terpercaya.
Reporter : Sayful
Editor : Yuris
