Santunan Jaminan Kematian Diserahkan Langsung Wali Kota kepada Tiga Keluarga Warga
PROBOLINGGO, RADARPATROLI
Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menyerahkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga keluarga warga yang telah meninggal dunia pada Jumat (13/3) sore. Penyerahan santunan tersebut dilakukan dengan mengunjungi langsung rumah para ahli waris sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja di Kota Probolinggo.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Retno Fajar Winarti serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto. Penyerahan santunan dilakukan dengan mengunjungi langsung rumah para ahli waris di beberapa lokasi di Kota Probolinggo.
Lokasi pertama yang dikunjungi berada di Jalan Gatot Subroto XI RT 4 RW 5 Kelurahan Jati. Di rumah tersebut, wali kota menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada Rohaeda, istri almarhum Abdul Ghoni. Almarhum diketahui merupakan Ketua RT setempat sekaligus wartawan senior yang juga tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan bahwa santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta menjadi bentuk dukungan bagi keberlangsungan hidup keluarga almarhum.
“Tujuan santunan ini adalah agar keluarga yang ditinggalkan tidak terbebani atas berpulangnya almarhum. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, baik untuk kebutuhan keluarga maupun sebagai tambahan modal untuk pengembangan usaha keluarga,” ujarnya.
Ia juga berharap santunan tersebut dapat memberikan ketenangan bagi keluarga sekaligus menjadi amal kebaikan bagi almarhum. “Semoga manfaat ini bisa membantu keluarga, termasuk anak almarhum yang sedang menyelesaikan skripsi, dan mudah-mudahan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Selanjutnya rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi kedua di rumah almarhum Fajar Purnomo yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk I/18 RT 01 RW 16 Kelurahan Mangunharjo. Pada kesempatan tersebut, santunan diserahkan kepada putri almarhum, Feny Puryanti.
Kunjungan terakhir dilakukan di rumah almarhum Umar yang berada di Jalan Ikan Kerapu I/24 RT 2 RW 9 Kelurahan Mangunharjo. Santunan jaminan kematian tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, Sri Sumarti.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto menjelaskan bahwa proses penyaluran santunan tidak dipengaruhi oleh waktu tertentu, termasuk bulan Ramadan. Selama berkas dan dokumen klaim telah lengkap, santunan dapat segera diproses dan diserahkan kepada ahli waris.
“Proses pengajuan klaim tidak melihat apakah saat Ramadan atau tidak. Yang terpenting dokumen sudah lengkap, maka kami siap langsung menyalurkan santunan sebagai hak yang harus diterima oleh keluarga peserta,” jelasnya.
Menurutnya, momentum Ramadan diharapkan dapat membawa berkah sekaligus memberikan manfaat besar bagi keluarga penerima santunan. Nurhadi juga mengimbau masyarakat Kota Probolinggo, khususnya para pekerja, untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial saat menghadapi risiko kerja maupun risiko sosial lainnya.
“Risiko sosial seperti kecelakaan kerja atau meninggal dunia tidak ada yang tahu kapan datangnya. Karena itu kami berharap masyarakat pekerja di Kota Probolinggo bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar ketika bekerja sudah merasa lebih tenang karena ada perlindungan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Lucia Aries Yuliyanti, Camat Mayangan Agus Dwiwantoro, Lurah Jati Gilang Ramadan, Lurah Mangunharjo Ikrom Wida, serta jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan setempat yang turut mendampingi proses penyerahan santunan kepada para ahli waris.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
