Bupati Probolinggo Tekankan Edukasi Sampah Saat Tinjau Dam Alassumur Kulon

0
IMG-20260401-WA0057-1536x1152
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui peninjauan langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris terhadap progres perbaikan pintu sentrifugal dam yang jebol di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Rabu (1/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang terdampak. Selain itu, Bupati Haris juga ingin memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat segera tersalurkan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Haris didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra, Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief, Kepala Dinas Perkim Agus Budianto, Kepala Dishub Edy Suryanto, Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto, Kepala Satpol PP Taufik Alami serta Kepala Dinas Kominfo Hudan Syarifuddin.

Kehadiran rombongan disambut Camat Kraksaan Puja Kurniawan bersama Kepala Desa Alassumur Kulon Suhud dan perangkat desa. Selain itu, turut hadir sejumlah petugas dari Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Probolinggo serta masyarakat yang terdampak jebolnya dam tersebut.

Di lokasi, Bupati Haris meninjau secara langsung kondisi pintu air sentrifugal yang jebol serta saluran irigasi yang terputus akibat tanah yang tergerus arus banjir. Ia juga melihat tumpukan sampah yang menyumbat pintu dam yang diduga turut memperparah kerusakan infrastruktur tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Haris juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut berasal dari Baznas Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo serta Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang mengalami dampak bencana.

Bupati Haris menjelaskan bahwa kerusakan dam tidak semata-mata disebabkan oleh faktor usia bangunan yang sudah tua, tetapi juga akibat banyaknya sampah yang menyumbat aliran air hingga akhirnya menyebabkan pintu dam jebol.

“Dam ini memang sudah cukup tua, bahkan sejak zaman Belanda. Namun salah satu penyebab kerusakan juga karena sampah yang menyumbat hingga akhirnya pintu dam jebol. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak kerusakan dam tersebut cukup luas, terutama terhadap sektor pertanian. Tercatat sekitar 172 hektare lahan pertanian terdampak akibat terputusnya aliran irigasi.

“Percepatan perbaikan menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat, khususnya para petani, dapat segera kembali normal,” jelasnya.

Menurut Bupati Haris, Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga akan mempercepat proses asesmen kerusakan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Ke depan, sistem penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu proses pemulihan.

“Kita ingin sistem penanganan bencana ini lebih cepat. Ketika ada kerusakan, bantuan bisa segera disalurkan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari tiga hari setelah kejadian. Namun tetap harus melalui prosedur yang sesuai dengan aturan,” terangnya.

Selain fokus pada perbaikan fisik infrastruktur, Bupati Haris juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. Ia mendorong pemerintah desa untuk lebih aktif memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Peran desa sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Jangan anggap remeh masalah sampah, karena dampaknya bisa besar seperti yang terjadi saat ini,” tegasnya.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana sekaligus memperkuat edukasi lingkungan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!