Ratusan Calon Jemaah Haji Ikuti Napak Tilas Armuzna Di Kota Probolinggo
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Sebagai bagian dari persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ratusan calon jemaah haji Kota Probolinggo mengikuti kegiatan Napak Tilas Armuzna yang dikemas dalam rangkaian jalan sehat, halalbihalal, serta doa bersama, Kamis (2/4) pagi. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kota Probolinggo tersebut dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan sekaligus persiapan fisik dan mental bagi para calon jemaah sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Selain itu, momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri antara pemerintah daerah, petugas haji, dan para calon jemaah.
Rute jalan sehat dimulai dari depan Kantor Wali Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman, kemudian melintasi Jalan Suroyo, dan berakhir di kawasan Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo. Sepanjang perjalanan, para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sambil menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Didik Heriadi, menjelaskan bahwa kegiatan napak tilas tersebut memberikan gambaran kepada para jemaah terkait perjalanan yang akan dilalui saat pelaksanaan puncak ibadah haji, khususnya pada rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
“Napak tilas ini memberikan gambaran kepada jemaah terkait perjalanan Armuzna, khususnya saat dari Mina menuju Jamarat yang jaraknya bisa mencapai sekitar 7 kilometer. Ini menjadi latihan penting agar jemaah siap secara fisik,” ujarnya.

Didik juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota Probolinggo dalam rangkaian persiapan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, berbagai program pembinaan telah dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya berfokus pada kesiapan fisik tetapi juga penguatan spiritual.
“Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai manasik haji di tingkat kecamatan hingga kota, majelis kajian haji selama Ramadan, hingga tilawatil Quran. Harapannya, jemaah tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual untuk meraih haji mabrur,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari mengingatkan para calon jemaah agar menjaga kebugaran tubuh menjelang keberangkatan. Ia menilai ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kesiapan fisik dan mental yang prima.
“Rute hari ini mungkin belum seberapa dibandingkan kondisi di Makkah dan Armuzna. Karena itu, saya mengimbau jemaah untuk rutin berjalan kaki minimal 30 menit setiap hari agar tubuh terbiasa,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memantau kesiapan para calon jemaah haji, khususnya dari sisi kesehatan. Ia menyebutkan bahwa tahun ini terdapat sekitar 310 calon jemaah haji asal Kota Probolinggo yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Kami meminta Dinas Kesehatan untuk terus melakukan pemantauan secara intensif. Jika ada keluhan, segera diperiksakan agar tidak mengganggu proses ibadah,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji tetap berjalan sesuai rencana meskipun terdapat dinamika global. Pemerintah, lanjutnya, telah menjamin tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada para jemaah.
“Insyaallah keberangkatan tetap berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi agar jemaah dapat berangkat dalam satu kloter sehingga lebih nyaman,” ujarnya.
Salah satu peserta, Halimah (60), warga Sukabumi, mengaku bersyukur dapat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut setelah menunggu selama 14 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Ia menyampaikan rasa haru karena dapat melanjutkan niat berhaji yang sebelumnya diharapkan bersama almarhum suaminya.
“Alhamdulillah, meskipun capek tetap semangat. Ini jadi latihan sebelum berangkat. Saya berangkat menggantikan almarhum suami, semoga semua rangkaian ibadah nanti lancar,” tuturnya haru.
Senada dengan itu, Firman, salah satu petugas haji daerah Kota Probolinggo, menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor utama dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Oleh karena itu, para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan dan pola makan selama masa persiapan.
“Ibadah haji itu ibadah fisik. Jemaah harus menjaga kesehatan, pola makan, dan bagi yang memiliki penyakit tertentu wajib membawa obat-obatan agar tidak terputus selama di Tanah Suci,” jelasnya.
Melalui kegiatan Napak Tilas Armuzna ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kota Probolinggo semakin siap, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
