Capaian Membanggakan, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kota Probolinggo Tertinggi Di Jawa Timur

0
IMG-20260409-WA0084
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja membuahkan hasil membanggakan. Kota Probolinggo tercatat sebagai daerah dengan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tertinggi di Jawa Timur. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi ekosistem pemerintahan dan pekerja rentan yang digelar pada Rabu (8/4).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hari Purnomo, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Probolinggo atas komitmen pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang terus berupaya meningkatkan coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Probolinggo. Capaian Kota Probolinggo dalam memperluas ekosistem jaminan sosial dinilai sangat baik, bahkan berpotensi melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata Hari.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan ingin terus menjadi bagian dari tim yang mendorong tercapainya indikator utama cakupan jaminan sosial. Tujuannya adalah memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan yang memadai sehingga tidak terjerumus dalam kondisi rentan secara ekonomi.

“Dengan hadirnya pemerintah, diharapkan mampu menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat. Perlindungan bagi pekerja rentan sangat penting karena manfaat yang diterima sangat berarti,” ujarnya.

Hari mencontohkan salah satu manfaat yang dapat diterima peserta, seperti santunan hingga Rp42 juta yang dinilai sangat berarti bagi masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari desa, sehingga dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memperluas perlindungan tersebut.

“Kami juga berharap dukungan terus dari Pemkot Probolinggo, termasuk penguatan bagi masyarakat umum yang mampu agar mandiri dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial, terutama bagi pekerja informal dan kelompok masyarakat rentan.

“Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk bagi linmas, masih memiliki banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Kita menyadari masih banyak masyarakat dengan pekerjaan yang rentan. Oleh karena itu, kami berupaya mengoptimalkan pendanaan,” ujar wali kota dalam forum yang digelar di Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Aminuddin menambahkan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo akan terus berupaya memaksimalkan cakupan kepesertaan agar seluruh pekerja, khususnya di sektor informal, dapat memperoleh perlindungan yang layak.

“Kami ingin memastikan bahwa pekerja informal juga mendapatkan perlindungan yang layak. Ini bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi sosial jangka panjang yang memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi masyarakat.

“Ketika pekerja terlindungi, maka keluarga mereka juga memiliki kepastian. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan menjaga daya beli masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada warga Kota Probolinggo. Manfaat yang diserahkan meliputi Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, serta beasiswa bagi ahli waris yang masih berstatus pelajar.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK Evariani Aminuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Probolinggo, Nur Hadi, dalam paparan hasil evaluasi triwulan I tahun 2026 menjelaskan bahwa Kota Probolinggo saat ini menempati peringkat pertama di Jawa Timur dalam cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Hampir seluruh warga dengan pekerjaan rentan telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Harapan kami, capaian ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga seluruh pekerja di Kota Probolinggo benar-benar terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!