FKUB Kota Probolinggo Jadi Percontohan Nasional, Wali Kota Beri Apresiasi
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Dalam semangat mempererat persatuan pasca-Ramadan, jajaran pemerintah dan tokoh lintas agama di Kota Probolinggo berkumpul dalam agenda Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/4) di Hotel Bromo View ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi, menjaga harmoni, serta membangun komitmen bersama dalam merawat kerukunan umat beragama di daerah.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, yang akrab disapa Dokter Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa FKUB merupakan lembaga strategis yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kerukunan umat beragama. Bahkan, menurutnya, FKUB Kota Probolinggo telah menjadi contoh hingga tingkat provinsi dan nasional.
“FKUB Kota Probolinggo menjadi suri tauladan bagi FKUB yang lain dan merupakan aset yang berharga. Bahkan sebentar lagi akan ada Raperda FKUB, dan ini menjadi yang pertama di Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dokter Amin menyampaikan bahwa melalui FKUB, semangat kerukunan harus terus diperkuat agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan lancar. Ia menilai, kondisi sosial yang harmonis akan berdampak langsung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta terciptanya iklim investasi yang sehat.
“Peran ini harus terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan dan komunikasi lintas agama yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Dengan kondisi yang kondusif, akan tercipta iklim investasi yang sehat,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keharmonisan di Kota Probolinggo.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangsih positif dalam menjaga semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta merawat kerukunan demi terwujudnya Kota Probolinggo yang harmonis, aman, dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Hudri, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan FKUB. Ia menyebutkan, peran FKUB kini tidak lagi terbatas sebagai fasilitator, mediator, dan komunikator, tetapi juga berkembang menjadi motor penggerak edukasi kerukunan yang berkelanjutan.
“Kerukunan tidak cukup hanya dibahas di atas meja, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dan edukasi yang sistematis kepada masyarakat,” jelasnya.
Hudri juga menambahkan bahwa FKUB tengah memperluas jangkauan perannya dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan perempuan, guna memperkuat nilai toleransi hingga ke akar rumput.
Memasuki tahun 2026, FKUB Kota Probolinggo telah menyiapkan sejumlah program inovatif, di antaranya Eco Harmony, FKUB Goes to School sebagai sarana edukasi, serta Program Rumah Ibadah Ramah Anak. Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi, Hudri memastikan kualitas dan kuantitas program tetap terjaga.
“Insyaallah program kegiatan yang kami rancang tidak akan berkurang, baik dari segi jumlah maupun kualitas. Kami tetap semangat seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari selaku Ketua Dewan Penasehat FKUB, Pj Sekda Rey Suwigtyo, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, Kasdim 0820 Mayor Caj Aminudin Abadi, Kajari Lilik Setiyawan, serta jajaran Dewan Penasehat dan pengurus FKUB Kota Probolinggo.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
