DPMD Kabupaten Probolinggo Perkuat Kapasitas Kader Posyandu Melalui Sosialisasi SPM Berbasis PS3D

0
WhatsApp-Image-2026-04-28-at-21.34.44-1-1536x681
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Upaya digitalisasi pelayanan dasar di tingkat desa terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui optimalisasi peran kader Posyandu. Salah satunya dengan mendorong penguasaan sistem pelaporan berbasis data terintegrasi guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi teknis penginputan data enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu melalui Sistem Informasi PS3D (Probolinggo Satu Data Dari Desa) di Pendopo Kecamatan Maron, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh kader Posyandu dari Kecamatan Maron dan Kecamatan Banyuanyar. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan para kader mampu mengelola dan melaporkan data secara akurat, terintegrasi, serta sesuai dengan ketentuan terbaru.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo, Munaris menegaskan pentingnya validitas dan keseragaman data dalam pelaksanaan SPM Posyandu melalui sistem digital. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengimplementasikan regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kader Posyandu tidak hanya memahami tugas di bidang kesehatan, tetapi juga mampu menginput dan melaporkan data pada enam bidang SPM secara terintegrasi melalui sistem PS3D,” ujarnya.

Munaris menjelaskan, enam bidang SPM Posyandu tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum linmas), serta bidang sosial. Keenam aspek ini menjadi indikator penting dalam peningkatan kualitas pelayanan dasar di tingkat desa.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keseragaman data yang diinput oleh kader Posyandu menjadi kunci dalam menciptakan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

“Data yang dihasilkan dari kader Posyandu desa harus sama persepsinya. Ini penting agar seluruh OPD memiliki acuan data yang seragam, sehingga kebijakan dan penggunaan anggaran daerah bisa tepat sasaran,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di Desa Brabe, Kecamatan Maron. Program tersebut merupakan upaya terpadu lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, termasuk melalui penguatan sistem data dan pelayanan dasar.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para kader Posyandu mampu beradaptasi dengan sistem digital serta berperan aktif dalam menyediakan data yang akurat, sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!