Pemkot Probolinggo Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Tekankan Pentingnya Data Valid untuk Arah Pembangunan

0
WhatsApp Image 2026-06-12 at 13_22_45 (1)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Pemerintah Kota Probolinggo menegaskan komitmennya dalam membangun daerah berbasis data melalui kegiatan Pencanangan dan Komitmen Bersama Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Agenda yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Jumat (12/6) pagi tersebut menjadi langkah awal memperkuat fondasi perencanaan pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan tepat sasaran.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis sebagai modal utama dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, data yang akurat menjadi landasan penting untuk menentukan arah kebijakan dan mengevaluasi capaian pembangunan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa target pembangunan jangka panjang tidak boleh berjalan tanpa dukungan data yang valid. Ia mencontohkan berbagai target pembangunan menuju tahun 2035 harus dibangun berdasarkan kondisi riil yang tercermin dalam hasil sensus.

“Sangat-sangat penting, jangan sampai goals yang akan kita capai tadi di 2035 tidak didasari oleh nilai-nilai atau data-data yang valid. Maka untuk itu kami Pemerintah Kota Probolinggo dengan BPS, bukan hanya sekarang ini, sejak saya dilantik sudah melakukan kolaborasi karena kita ingin tahu betul bagaimana data-data awal dari proses pembangunan yang akan kita capai dalam 5 tahun ke depan ini,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap seluruh tahapan yang telah dipersiapkan dapat dilaksanakan secara optimal sehingga menghasilkan data yang benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terdapat sejumlah indikator utama yang menjadi fokus pembangunan Kota Probolinggo, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kualitas kesehatan dan pendidikan, penurunan angka kemiskinan, pengangguran, hingga pengurangan kesenjangan ekonomi dan sosial.

Menurutnya, beberapa capaian pembangunan telah menunjukkan hasil positif. Angka kemiskinan disebut mengalami penurunan, sementara pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo terus menunjukkan tren peningkatan.

“Angka kemiskinan hal yang paling utama Alhamdulillah kita sudah turun, kemarin dari hampir 6,2 persen sekarang menjadi turun sebesar 0,69 persen. Kemudian pertumbuhan ekonomi sangat membanggakan, di akhir 2025 naik menjadi 5,65 persen dan kuartal pertama ini tumbuh sangat membanggakan menjadi 6,81 persen,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan para undangan.

Data hasil sensus ekonomi nantinya juga akan diintegrasikan melalui aplikasi “Bromo Cantik Bersolek” sebagai basis data di tingkat kelurahan dan kecamatan. Data tersebut akan menjadi acuan dalam pemetaan desil ekonomi masyarakat sehingga seluruh perangkat wilayah diminta turut mendukung dan mendampingi pelaksanaan sensus agar menghasilkan data yang valid.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo Joko Santoso menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melibatkan total 178 petugas yang terdiri dari 155 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 23 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas telah melalui proses seleksi dan pembekalan sebelum diterjunkan ke lapangan.

Untuk tahapan pelaksanaan, kegiatan Ngibar (Ngisi Bareng) telah dimulai sejak Mei 2026, sedangkan pendataan secara door to door dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dengan mengusung semangat “Gerak Bersama”, BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 di Kota Probolinggo mampu menghasilkan data berkualitas guna mendukung kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

“Kepada seluruh petugas kami sampaikan selamat bertugas, jaga integritas dan kesehatan selama melaksanakan tugas di lapangan,” pungkas Joko.

Selain penandatanganan MoU, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemasangan rompi dan atribut sensus ekonomi secara simbolis serta pembacaan deklarasi sensus ekonomi yang diikuti seluruh petugas. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala OPD terkait, camat, serta lurah se-Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!