Pelatihan Produk Kreatif Jadi Langkah Nyata Pemkot Probolinggo Perkuat Kemandirian Kelompok Disabilitas
Probolinggo, Radarpatroli.com
Upaya menciptakan masyarakat yang lebih inklusif terus diperkuat Pemerintah Kota Probolinggo melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar “Pelatihan Dasar Pembuatan Produk Kreatif bagi Masyarakat Kelompok Disabilitas Kelurahan Pilang (KDK)” yang berlangsung di Aula Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Jumat (12/06). Program ini menjadi ruang pengembangan keterampilan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan yang digagas Kelurahan Pilang tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Camat Kademangan Abdi Firdausi. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan serta kreativitas peserta agar dapat menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai jual dan mendukung kemandirian ekonomi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saya sangat mendukung dengan pemberian pelatihan batik ini. Dari kegiatan ini tidak hanya fokus pada pelatihan pembuatan produk, tetapi juga pelatihan bagaimana mereka menentukan harga penjualan serta teknik pemasaran produknya juga tolong bapak-ibu di sini diajarkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aminuddin menyampaikan bahwa pembangunan inklusif menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Menurutnya, keterbatasan bukan menjadi hambatan utama, melainkan tantangan yang perlu dijawab melalui kebijakan dan program yang berpihak pada pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai pelatihan seperti ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam membuka kesempatan lebih luas bagi kelompok disabilitas agar mampu berkarya dan meningkatkan taraf hidupnya.
Sementara itu, Lurah Pilang Iwan Cahyono menjelaskan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk membekali warga dengan keterampilan membatik sebagai salah satu ide usaha lokal yang bernilai ekonomi sehingga masyarakat tidak hanya mampu memproduksi barang, tetapi juga memahami cara mengelola dan memasarkannya.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kehadiran para peserta ini. Semangat para peserta menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan berkarya. Peserta kegiatan ini kami juga menyisir beberapa komunitas di antaranya Kelompok Disabilitas Kelurahan Pilang, Karang Taruna, Kader Posyandu, PSM, Ibu PKK, serta RT/RW dengan jumlah keseluruhan 40 orang,” ungkapnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pembatik Founder Day Art Friday Malvis yang memberikan materi serta praktik membatik pada media kaos sebagai alternatif usaha sederhana dengan potensi pasar yang cukup luas.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mengurangi kesenjangan, meningkatkan kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat pemberdayaan kelompok rentan agar lebih mandiri dan sejahtera.
Ke depan, Kelurahan Pilang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan partisipasi kelompok rentan dan penyandang disabilitas dalam kehidupan sosial maupun ekonomi di Kota Probolinggo.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
