Danramil Lumbang Hadiri Tasyakuran Rampungnya Jembatan Bailey Di Negororejo
Probolinggo, Radarpatroli.com
Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan tasyakuran pembangunan jembatan Bailey di Dusun Genting, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (9/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Komandan Koramil (Danramil) 0820-09/Lumbang Kapten Inf Joni Indra turut hadir bersama masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan akses pascabencana longsor.

Tasyakuran atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan bari’an itu digelar sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan Bailey yang kini sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Danramil 0820-09/Lumbang Kapten Inf Joni Indra menyampaikan, kegiatan bari’an merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat dalam menghargai sejarah leluhur maupun sesepuh secara spiritual.
“Momentum ini sebagai ucapan syukur atas selesainya pembangunan jembatan Bailey yang sudah bisa dilintasi R2 dan R4 serta sudah bisa dimanfaatkan untuk mobilitas dan aktivitas masyarakat,” kata Kapten Inf Joni Indra.
Menurutnya, pengerjaan jembatan Bailey dilakukan secara intensif sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga yang sebelumnya sempat terputus akibat bencana longsor. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Ia menambahkan, jembatan Bailey memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi warga, distribusi hasil pertanian hingga kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.
“Rampungnya jembatan Bailey ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana. Jembatan ini sangat dibutuhkan untuk membantu memulihkan kembali aktivitas warga agar dapat berjalan normal,” ujarnya.
Selain sebagai sarana transportasi, lanjut Danramil, jembatan Bailey juga berfungsi mendukung distribusi logistik, pelayanan kedaruratan hingga percepatan pemulihan perekonomian masyarakat.
“Selain sebagai sarana transportasi, jembatan ini juga berperan strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik, pelayanan kedaruratan serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Negororejo yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan Bailey tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Dengan berfungsinya jembatan Bailey ini tentunya kami dapat menjalankan aktivitas secara lebih lancar seperti semula,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
