Rakor PKDI Jawa Timur di NTB Perkuat Kekompakan Kepala Desa Dan Sinergi Pembangunan Desa

0
file_00000000ffec720ca07fb38efc077b44
Bagikan

Nusa Tenggara Barat, Radarpatroli.com

Rapat Koordinasi (Rakor) Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jawa Timur yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 5 hingga 7 Mei 2026 berlangsung penuh semangat kebersamaan, kekompakan dan nuansa kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antar kepala desa sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Rakor PKDI Jawa Timur tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pusat dan Ketua DPP PKDI, Ketua PKDI Jawa Timur Dr. Syaifullah Mahdi, SH, MM serta Sekretaris PKDI Jawa Timur Mura’i Ahmad, SE, SH, MH. Kegiatan juga mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi NTB dengan hadirnya Wakil Gubernur NTB, Bupati Lombok Tengah serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur.

Selain dihadiri para kepala desa perwakilan se-Jawa Timur, Rakor tersebut juga diikuti Ketua DPP PKDI, Ketua DPD PKDI Jawa Timur, seluruh pengurus PKDI Lombok Barat, Ketua PKDI Lombok Barat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dari Kabupaten Probolinggo, sebanyak delapan kepala desa turut hadir sebagai perwakilan dalam kegiatan tersebut. Mereka yakni Sanemo, Hasan B, Iqbal A, Sumartono, Badrul Huda, Kasan Nurhadi, Sutrisno dan Zabur. Kehadiran delegasi Kabupaten Probolinggo menambah semangat solidaritas dan kekompakan antar kepala desa di Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang bertukar pengalaman antar kepala desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin maju, profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam forum Rakor tersebut, berbagai pembahasan strategis turut menjadi fokus utama. Di antaranya penguatan peran kepala desa, peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat desa serta penguatan sinergi pembangunan desa dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Ketua DPC PKDI Probolinggo, Sanemo, SH menyampaikan bahwa kehadiran delapan kepala desa dari Kabupaten Probolinggo dalam Rakor PKDI di NTB merupakan bentuk komitmen untuk menjaga nama baik daerah serta memperkuat solidaritas organisasi.

“Kami ke-8 kepala desa dari Probolinggo ikut hadir di Rakor PKDI NTB dengan tujuan menjunjung dan membawa nama baik Kabupaten Probolinggo. PKDI Indonesia satu komando bersama sampai akhir. Probolinggo SAE,” ujar Sanemo di sela kegiatan Rakor PKDI Jawa Timur di NTB.

Menurutnya, kekompakan seluruh anggota PKDI menjadi modal penting dalam membangun desa yang mandiri, maju dan sejahtera. Ia berharap hasil Rakor tersebut dapat membawa manfaat positif bagi seluruh pemerintah desa di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Probolinggo.

Sanemo juga menambahkan harapannya agar seluruh kepala desa yang tergabung dalam PKDI ke depan semakin kompak, guyub rukun dan tetap satu komando demi kemajuan desa.

“Harapan kami ke depan kepala desa yang bergabung di PKDI lebih kompak, guyub rukun, selalu satu komando sampai akhir. Bagaimana caranya desa ke depan tetap bisa membangun dengan mencari terobosan-terobosan agar program fisik maupun nonfisik yang ada di desa tetap bisa berjalan demi kesejahteraan masyarakat desa yang kita pimpin,” tambahnya.

Melalui kegiatan Rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepala desa serta seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung percepatan pembangunan dan kemajuan desa di Indonesia.

Penulis : Sayful

Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!