Koramil 0820-24/Tiris Intens Dampingi Petani Demi Sukseskan Program Pangan Nasional

0
IMG-20260512-WA0006
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil dengan turun langsung mendampingi para petani di wilayah binaan. Kehadiran aparat teritorial tersebut menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap gerakan antisipasi darurat pangan nasional sekaligus membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian, Selasa (12/5/2026).

Salah satu kegiatan pendampingan dilakukan anggota Koramil 0820-24/Tiris, Serka Erik saat membantu proses perawatan tanaman padi milik Daryatun (45), warga Dusun Paleran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan proses pertanian berjalan optimal.

Serka Erik mengatakan, proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman menjadi faktor penting yang sangat mempengaruhi hasil panen para petani. Karena itu, pendampingan yang dilakukan TNI tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga ikut memberikan edukasi dan dukungan kepada petani.

“Ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi. Untuk mewujudkannya diperlukan berbagai upaya seperti pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran air hingga penguatan infrastruktur pertanian,” kata Serka Erik.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi hal yang sangat penting bagi Indonesia karena memiliki jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Oleh sebab itu, berbagai komponen seperti ketersediaan pangan, stabilitas pangan, akses masyarakat terhadap pangan hingga pemanfaatan pangan harus terus diperkuat.

Ia menambahkan, seluruh sumber daya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil peran dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan produksi pertanian dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada.

“Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan untuk peningkatan hasil pertanian baik saat ini maupun di masa mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Babinsa yang dikenal murah senyum tersebut menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan holistik dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana diberikan mulai dari proses penyiapan lahan hingga pengolahan hasil panen.

“Melalui sinergi yang baik antara pemerintah, TNI, penyuluh dan petani, diharapkan kualitas maupun hasil pertanian semakin meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” tuturnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!